Neymar Kritik Media Brasil Soal Kesehatan Mental Pemain Bola

Share

Penyerang Santos Neymar melayangkan kritik keras terhadap media Brasil yang dinilai menyebarkan pemberitaan palsu hingga berpotensi mengganggu kesehatan mental para pesepak bola. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara lelang amal Instituto Projeto Neymar Jr pada Senin malam, 3 Agustus 2026.

Sorotan terhadap media disampaikan Neymar di tengah persiapan Santos menghadapi laga tandang kontra Remo pada leg kedua babak 16 besar Copa de Brasil 2026. Pemain bernomor punggung 10 itu meminta para awak media lebih berhati-hati sebelum mempublikasikan berita.

"Saya hanya berpikir sebagian besar pers akan membuat semua pemain sepak bola sakit. Saya katakan ini di Brasil. Ini adalah profesi terbesar, paling terkenal di Brasil, dan paling diserang.

Jadi saya pikir kita harus sedikit lebih berhati-hati dengan kata-kata, dengan berita yang dipublikasikan, karena sebagian besar tidak benar. Dan itu akhirnya menyakiti orang-orang di sekitar, penggemar mereka, pekerjaan mereka sendiri. Jadi saya meminta Anda untuk lebih berhati-hati sebelum mempublikasikan hal-hal itu, mengatakan hal-hal tidak benar yang tidak nyata, karena itu akan membuat banyak pemain sakit," kata Neymar, penyerang Santos.

Isu kekuatan psikologis atlet menjadi poin utama yang ditekankan Neymar. Ia menilai tidak semua pemain memiliki ketahanan mental yang sama dalam menghadapi tekanan media.

"Ketahanan psikologis pemain itu penting, saya pikir milik saya cukup kuat, tetapi tidak semua orang seperti itu. Ada yang lebih menderita, ada yang kurang menderita. Jadi saya hanya meminta Anda untuk lebih bertanggung jawab dengan kata-kata Anda, karena sangat mudah memegang mikrofon di tangan, mengatakan apa yang Anda inginkan, dan keesokan harinya, jika itu tidak benar, tidak terjadi apa-apa, tidak ada yang menarik ucapan, tidak ada yang mengatakan apa pun, Anda tahu? Hal-hal ini akhirnya melewati batas," ujar Neymar, penyerang Santos.

Selain mengkritik media, Neymar turut memberikan klarifikasi mengenai masa depannya di Santos FC. Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan durasi kontrak yang tersisa hingga akhir tahun.

"Saya tidak tahu berapa lama (saya akan terus bermain), saya tidak berpikir untuk berhenti, saya juga tidak tahu sampai kapan saya akan melakukannya. Saya memiliki kontrak dengan Santos hingga Desember. Saya berniat untuk memenuhinya, menghormati jersey Santos dengan cara terbaik, dan setelah itu saya akan berpikir, ketika kontrak saya berakhir, apakah saya bertahan di Santos, apakah saya pergi, apakah saya hengkang, apakah saya berhenti bermain atau apakah saya melanjutkan," kata Neymar, penyerang Santos.

Ayah Neymar juga hadir dalam acara tersebut dan memberikan tanggapan terkait isu kepelatihan yang melibatkan anaknya. Kehadiran Neymar pada acara amal tersebut berlangsung singkat karena ia harus segera beristirahat guna mempersiapkan pertandingan melawan Remo di Belem, Para.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author