Alejandro Garnacho Mengalami Cedera Wajah Saat Laga Pramusim Aston Villa

Share

Pemain sayap baru Aston Villa, Alejandro Garnacho, ditarik keluar lapangan dengan wajah berdarah akibat cedera saat laga pramusim melawan BG Pathum di Thailand pada 4 Agustus 2026. Laga tersebut sempat tertunda 30 menit karena badai petir sebelum Garnacho mendapat tekel keras dari Ryan Edwards.

Garnacho mendapatkan perawatan medis di lapangan sebelum digantikan akibat pendarahan di area mulut. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kemenangan Aston Villa 3-1 melalui gol Emi Buendia, Victor Lindelof, dan Boubacar Kamara, sementara tim tuan rumah mencetak satu gol balasan.

Selain Garnacho, kapten tim John McGinn juga harus ditarik keluar lebih awal oleh manajer Unai Emery setelah mengalami cedera terkilir pada lututnya. Cedera ini menjadi pukulan bagi klub yang sedang mempersiapkan diri menghadapi kompetisi domestik dan Eropa.

Sebelum berlaga di Thailand, Aston Villa sempat bertanding melawan Indonesia All Stars di Jakarta. Pada pertandingan tersebut, Emery memberikan kesempatan tampil selama 45 menit untuk Garnacho agar sang pemain dapat beradaptasi dengan taktik tim.

"Ini adalah pertandingan pertamanya, dan secara fisik dia masih perlu terus bekerja. Hari ini dia bermain selama 45 menit, dan itu sangat penting baginya. Kami ingin dia mulai terbiasa dengan pendekatan taktik kami dan cara kami bermain di bawah tekanan," kata Emery.

Emery menekankan pentingnya proses integrasi pemain pinjaman dari Chelsea tersebut ke dalam skema permainan tim menjelang bergulirnya musim baru.

"Yang terpenting, sekarang dia sudah mulai bermain bersama tim. Selanjutnya kami akan terus bekerja agar kondisinya semakin baik untuk pertandingan berikutnya," ucap dia.

Garnacho bergabung dengan Aston Villa dengan status pinjaman dari Chelsea setelah dibeli dari Manchester United seharga £40 juta musim lalu. Kepindahannya ke Villa Park dipicu oleh keinginan untuk tampil di Liga Champions dan mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten.

"Saya telah menyaksikan kemenangan Liga Europa musim lalu dan bergabung untuk bermain di Liga Champions juga penting, untuk menjadi bagian dari ini dan Liga Champions adalah yang terbaik," ujar Garnacho.

Pemain berusia 22 tahun itu berharap bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Aston Villa sepanjang musim bergulir.

"Kami akan bermain di sana musim ini, saya sangat senang dan semoga kami bisa melakukan sesuatu yang penting," jelasnya.

Aston Villa selanjutnya dijadwalkan melakoni laga uji coba melawan Borussia Monchengladbach dan Bayern Munich sebelum memulai laga perdana Premier League melawan Brighton serta menghadapi Paris Saint-Germain di Piala Super.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author