Crvena Zvezda Rugi 25 Juta Euro Usai Kalah dari Hapoel
Potensi pendapatan awal senilai 25 juta euro terancam melayang dari Crvena Zvezda usai takluk 0-1 dari Hapoel Ber Sheva pada laga pertama babak ketiga kualifikasi Liga Champions di Stadion Haladáš Sportkompleksum, Sombathelj, Hungaria, Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 19.30.
Ancaman kerugian finansial klub asal Serbia tersebut berpotensi membengkak melampaui 30 juta euro jika memperhitungkan variabel bonus hasil pertandingan, hak siar televisi, serta koefisien UEFA dari partisipasi di fase grup.
Kekalahan Crvena Zvezda tercipta melalui gol tunggal pemain Hapoel Ber Sheva, Zahi Ahmed, pada menit ke-38. Gol tersebut lahir dari kesalahan komunikasi antara kiper Mateus dan bek debutan Crvena Zvezda, Derik Lukasen.
Hapoel Ber Sheva harus bermain dengan sepuluh orang setelah bek mereka, Baltaksa, diusir wasit Jesus Gil Manzano akibat dua pelanggaran fatal pada pertengahan babak kedua. Meski unggul jumlah pemain, Crvena Zvezda gagal menyamakan kedudukan hingga laga usai.
Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Crvena Zvezda Dejan Stankovic mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk membendung skema permainan lawan.
"Kami akan mencoba tetap fokus, menghentikan transisi dan permainan cepat mereka, serta memaksakan ritme kami sendiri. Mereka mirip dengan Vojvodina yang memiliki transisi cepat. Mereka bermain dengan banyak risiko dan ingin tampil dominan, jadi kami akan berusaha merebut bola di area lapangan mereka," kata Dejan Stankovic, Pelatih Crvena Zvezda.
Pemenang agregat dari laga ini akan melangkah ke babak play-off Liga Champions menghadapi pemenang duel Aarhus kontra Sabah. Sementara itu, tim yang kalah akan terlempar ke babak play-off Liga Europa untuk melakoni laga melawan Viktoria Plzen.