Alexander Isak dan Florian Wirtz Bersiap Bangkit Bersama Liverpool
Penyerang Liverpool Alexander Isak menegaskan kondisinya telah pulih 100 persen setelah tampil selama 45 menit dalam kekalahan 2-4 dari Leeds United pada laga pramusim di Chicago, Amerika Serikat.
Pertandingan tersebut menjadi penampilan perdana Isak di bawah asuhan pelatih anyar Andoni Iraola usai membela Swedia di Piala Dunia. Pada musim perdananya setelah ditransfer seharga 125 juta poundsterling dari Newcastle, Isak sempat dibekap cedera patah kaki dan hanya mencetak empat gol dari 22 laga.
Isak mengungkapkan proses pemulihan fisik dan adaptasi taktik di bawah kepemimpinan pelatih baru sejauh ini berjalan sangat positif.
"Saya sempat merasakan bola dan berlari sedikit, mengerjakan kebugaran saya," kata Alexander Isak, penyerang Liverpool. "Itu selalu menjadi hal terpenting dalam pertandingan seperti ini, untuk membuat tubuh bergerak."
Isak menambahkan bahwa performa tim pada babak pertama sebenarnya cukup baik sebelum akhirnya menelan kekalahan pada babak kedua.
"Terasa bagus juga sebagai tim, saya pikir kami menjalani babak pertama yang bagus. Saya berharap berada dalam bentuk terbaik dan bisa membantu tim meraih kesuksesan. Itulah rencananya," ujar Alexander Isak, penyerang Liverpool.
Ketika ditanya mengenai kondisi fisiknya usai melewati tahun yang berat, pemain bernomor punggung sembilan tersebut memastikan tidak ada masalah lagi.
"Ya, tidak ada masalah," kata Alexander Isak, penyerang Liverpool. "Kemudian jelas bahwa status fisik digunakan dalam pramusim untuk ditingkatkan, dan itulah yang akan kami lakukan."
Isak juga menilai ide permainan yang diusung oleh Iraola dapat diterima dengan baik oleh seluruh skuad meski masih membutuhkan persiapan matang.
"Maksud saya ini masih awal tetapi latihannya terasa bagus," ucap Alexander Isak, penyerang Liverpool. "Kami semua menyukai ide permainannya, rasanya positif tetapi masih ada jalan panjang yang harus ditempuh. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan."
Ia pun mengaku kondisi mental dan fisiknya telah kembali segar usai menjalani masa libur.
"Rasanya menyenangkan setelah istirahat dan beberapa latihan, jadi selalu menyenangkan, saya mengisi ulang baterai, menikmati istirahat yang menyenangkan, hanya santai saja, sebagian besar," tutur Alexander Isak, penyerang Liverpool.
Isak menegaskan fokus utamanya saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik melalui serangkaian laga uji coba.
"Saya bisa merasakan bola sedikit lebih banyak. Saya mendapat sedikit porsi berlari dan membangun kebugaran. Dalam pertandingan seperti ini, hal terpenting adalah membuat tubuh bergerak dan itu terasa bagus," ujar Alexander Isak, penyerang Liverpool.
Mantan penyerang Liverpool, Robbie Fowler, turut menyoroti pentingnya kebugaran Isak serta kebangkitan Florian Wirtz yang dibeli seharga lebih dari 130 juta dolar AS pada musim lalu.
"Saya ingin dia langsung tampil melesat," kata Robbie Fowler, mantan penyerang Liverpool. "Saya menyukainya sebagai pemain. Dia pemain yang mengasyikkan, mencetak gol, dan dia memiliki atribut nyata untuk menjadi pemain nomor 9 yang hebat bagi Liverpool."
Fowler menilai cedera menjadi penghalang utama Isak untuk menunjukkan performa terbaiknya pada musim lalu.
"Karena alasan apa pun, dia mungkin tidak sebug yang dia inginkan saat tiba di Liverpool. Ketika kita mungkin akan melihat yang terbaik darinya, dia mengalami cedera. Itu sungguh disayangkan," ujar Robbie Fowler, mantan penyerang Liverpool.
Legenda Liverpool tersebut berharap Isak bisa menjalani seluruh rangkaian pramusim dengan maksimal demi mendapatkan ketajaman di lini depan.
"Saya sedikit hati-hati dalam hal pramusim. Saya ingin dia menjalani pramusim yang hebat di belakangnya, karena penting bagi seorang penyerang untuk mendapatkan kebugaran dan ketajaman secepat mungkin. Itulah mengapa saya senang melihatnya di tempat dia berada sekarang, berada di sini untuk akhir atau pertengahan pramusim," ucap Robbie Fowler, mantan penyerang Liverpool.
Fowler meyakini kualitas Isak akan kembali seperti saat masih membela Newcastle United.
"Dia mungkin membutuhkannya untuk menjadi pemain yang ingin kita lihat. Saya pikir dia pemain yang luar biasa, penyerang luar biasa yang akan mencetak gol. Kita menyaksikan itu di Newcastle, jumlah gol dan pertandingan yang dia ubah lewat penampilannya. Kami ingin melihat itu bersama Liverpool," tutur Robbie Fowler, mantan penyerang Liverpool.
Selain Isak, Fowler juga memberikan pandangannya terkait adaptasi Florian Wirtz yang mencetak enam gol dan tujuh asis dari 45 laga musim lalu.
"Dia pemain yang luar biasa dan kita mungkin tidak melihat versi terbaik darinya tahun lalu, jika saya jujur sepenuhnya," kata Robbie Fowler, mantan penyerang Liverpool.
Fowler menambahkan bahwa Wirtz membutuhkan waktu lebih untuk beradaptasi dengan intensitas Premier League.
"Ada banyak atribut yang bisa Anda katakan tentang Florian Wirtz. Dia secara teknis brilian, dia pemain yang cerdas. Namun terkadang dia mungkin… berjuang adalah kata yang salah, tidak pernah beradaptasi dengan Premier League secepat yang kita inginkan," ujar Robbie Fowler, mantan penyerang Liverpool.
Fowler optimistis kombinasi Wirtz dan Isak akan menjadi lini serang yang mematikan bagi Liverpool di bawah arahan Iraola.
"Dia pemain yang luar biasa, kita telah melihatnya selama dua tahun di bawah Xabi Alonso betapa briliannya dia secara teknis. Jika Anda memiliki Alexander Isak yang bugar dan siap bertempur, mungkin tidak ada pemain yang lebih baik di belakangnya atau di seberangnya, dia bisa memberikan umpan terobosan, menyajikan umpan matang bagi Isak untuk mencetak gol. Mari berharap mereka adalah pemain yang ingin kita lihat," ucap Robbie Fowler, mantan penyerang Liverpool.
Liverpool dijadwalkan menutup rangkaian laga pramusim dengan menghadapi Monaco dan Como di Anfield sebelum membuka laga perdana Premier League melawan Newcastle United pada 23 Agustus 2026.