Polisi Selidiki Penemuan Jasad Mutilasi Dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Share

Kepolisian menyelidiki penemuan jasad tanpa identitas berstatus korban mutilasi yang terbungkus karung beras di lahan kosong kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, pada Selasa (4/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi berinisial H pada Jumat (24/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban dibungkus kantong plastik hitam yang dilapisi karung beras pada bagian luar.

Warga sekitar tidak mencurigai keberadaan karung tersebut selama 12 hari karena mengiranya berisi sampah. Namun, keberadaan kantong tersebut akhirnya memicu kecurigaan saat hendak dibakar oleh warga setempat berinisial MR pada Selasa sore pukul 15.30 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memberikan keterangan terkait temuan awal dari para saksi di lokasi kejadian.

"Saksi melihat sebuah karung berada di lokasi tersebut dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan. Keberadaan karung tersebut kemudian diberitahukan kepada adiknya, MR," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Rencana pembakaran karung oleh saksi justru membongkar keberadaan mayat yang ada di dalamnya.

"MR bermaksud membakar karung yang diduga berisi sampah. Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas," jelas Kombes Budi Hermanto.

Pihak kepolisian mengonfirmasi kondisi jasad saat dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

"Korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher," ujar Kombes Budi Hermanto.

Situasi di lokasi kejadian sempat mengundang perhatian warga sekitar yang mendatangi lapangan merah berilalang tersebut. Petugas dari Polsek Pancoran Mas, jajaran TNI, serta Tim Identifikasi Polres Metro Depok langsung mengamankan tempat kejadian perkara.

Salah seorang warga setempat, Badlu (66), menceritakan kronologi awal ketika warga melihat keberadaan paket mencurigakan tersebut sejak bulan lalu.

"Ya dari kemarin sih, pertama ada karung situ dari tanggal 24. Dari tanggal 24 ada karung situ dikira sampah, makanya sama warga sini didiemin aja," ujar Badlu.

Karena tidak kunjung dipindahkan, warga memutuskan untuk membakar karung tersebut hingga akhirnya mengungkap isi di dalamnya.

"Setelah tadi sama anak Pak Tutu, akhirnya dibakar. Setelah dibakar kan karungnya meleleh. Karungnya meleleh, terus baru kelihatan badannya, gitu," ungkap Badlu.

Badlu menambahkan bahwa area di sekitar karung tidak mengeluarkan bau menyengat sebelum dibakar.

"Nggak begitu bau. Makanya dibakar sama anak Pak Tutu, bapaknya dia kan temen saya ngaji, gitu. Bapaknya ya," tambah Badlu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author