Polisi Selidiki Penemuan Jasad Mutilasi Dalam Karung di Depok
Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait penemuan jasad tanpa identitas korban mutilasi di sebuah lahan kosong kawasan Pancoran, Kota Depok, Jawa Barat, pada Jumat (24/7/2026) pukul 07.00 WIB. Dilansir dari Detikcom, jasad korban ditemukan warga dalam kondisi terbungkus karung beras serta plastik hitam.
Hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis menunjukkan jasad berada dalam kondisi mengenaskan tanpa pakaian, dengan leher mengalami luka terbuka serta kedua kaki terpotong dari pangkal paha. Korban dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi medis.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi kondisi pembungkusan jasad saat pertama kali ditemukan pihak berwajib.
"Jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Kepolisian langsung bergerak cepat dengan menyisir dan menggelar olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti-bukti awal.
"Korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher," ujarnya.
Setelah olah lokasi awal selesai, petugas segera merujuk jasad tersebut guna penanganan autopsi lebih rinci.
"Selanjutnya Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut," imbuhnya.
Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan warga sekitar lokasi kejadian. Saksi mata warga setempat, Badlu, membeberkan kronologi awal saat dirinya melihat keberadaan karung tersebut sejak bulan lalu.
"Ya dari kemarin sih, pertama ada karung situ dari tanggal 24. Dari tanggal 24 ada karung situ dikira sampah, makanya sama warga sini didiemin aja," ujar Badlu.
Warga yang tidak menyadari isi karung tersebut kemudian berniat membersihkan area lahan dengan cara membakar tumpukan sampah itu.
"Setelah tadi sama anak Pak Tutu, akhirnya dibakar. Setelah dibakar kan karungnya meleleh. Karungnya meleleh, terus baru kelihatan badannya, gitu," ungkapnya.
Proses pembakaran membuat pembungkus karung meleleh hingga memperlihatkan jasad yang ada di dalamnya.
"Nggak begitu bau. Makanya dibakar sama anak Pak Tutu, bapaknya dia kan temen saya ngaji, gitu. Bapaknya ya," tambahnya.
Jasad yang ditemukan di lapangan bertutup ilalang tersebut dipastikan hanya menyisakan bagian kepala dan badan, sementara bagian kaki tidak berada di lokasi penemuan.