Aksi Kebaikan Penjual Dadih di Malaysia Beri Dagangan Gratis Viral
Aksi sosial seorang pedagang dadih di Malaysia menarik perhatian publik setelah ia membantu seorang siswi sekolah yang kekurangan uang. Kisah tulus tersebut menjadi perbincangan hangat usai diunggah melalui akun Threads @amalina_alkuri.
Pedagang tersebut memilih membagikan satu porsi dadih secara cuma-cuma alih-alih menolak pembeli yang tidak mampu membayar penuh. Sikap tulus ini dilansir dari Detik Food langsung mengundang gelombang apresiasi dari para pengguna media sosial.
Dadih sendiri merupakan jajanan populer bertekstur lembut mirip puding yogurt yang diolah dari susu fermentasi. Jajanan bercita rasa sedikit asam ini kerap dijajakan di pinggir jalan dan disukai berbagai kalangan.
Peristiwa itu bermula saat sang pedagang menjajakan dadih seharga RM1 atau sekitar Rp 4.400 per porsi. Seorang siswi berseragam sekolah kemudian datang menghampiri lapaknya dengan rasa ragu.
Anak tersebut mengaku ingin menikmati dadih, tetapi tabungan atau uang saku yang dibawanya ternyata kurang. Ia sempat bertanya apakah diperbolehkan melunasi kekurangannya pada hari berikutnya.
Mendengar hal itu, pemilik usaha langsung memberikan izin sekaligus menyerahkan dadih tersebut tanpa memungut bayaran. Ia mengabaikan keuntungan materi demi membantu anak sekolah yang membutuhkan.
"Saya tidak berjualan hanya untuk mencari untung. Hari ini ada seorang anak perempuan datang. Dengan malu-malu ia bertanya apakah boleh membayar besok. Saya langsung memberikan dadih itu kepadanya," kata penjual dadih.
Ia meyakini bahwa setiap perbuatan baik akan membawa keberkahan tersendiri dalam kehidupannya sehari-hari.
"Saya yakin rezeki tidak pernah salah alamat. Kalau kita memudahkan urusan orang lain, insyaallah hidup kita juga akan dipermudah," ujar penjual dadih.
Penjual tersebut berharap pemberian kecil itu meninggalkan kesan positif bagi perjalanan hidup sang anak.
"Semoga adik itu tumbuh menjadi pribadi yang baik," tutur penjual dadih.
Respons positif langsung membanjiri kolom komentar unggahan tersebut. Banyak warganet merasa tersentuh hingga berniat mengganti biaya dadih yang diberikan secara gratis itu.
"Saya yang bayarkan saja untuk adik itu. Bilang saja dia tidak perlu membayar karena sudah ada yang mentraktir," kata salah seorang netizen.
"Gak tega banget ih, semoga rezeki abangnya semakin mengalir deras, makasih sudah bantu anak itu bang," ujar netizen lainnya.