Kuala Selangor Tawarkan Wisata Alam Mangrove Hingga Satwa Langka

Share

Kuala Selangor menjadi destinasi wisata alternatif di Malaysia yang menyajikan keasrian alam pesisir pantai. Berjarak sekitar 55 kilometer di sebelah barat daya Kuala Lumpur, kawasan ini kaya akan hutan mangrove dan satwa yang dilindungi. Wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas outdoor menarik, seperti yang dilansir dari Detik Travel.

Salah satu atraksi utamanya adalah menyaksikan kawanan burung elang berburu makanan secara langsung. Pengalaman melihat elang dimulai dari Sky Mirror Jetty di Jalan Sultan Mahmud. Pengunjung dapat menyewa tur kapal dengan tarif mulai dari 35 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 154 ribu per orang.

Setiap penumpang diwajibkan menggunakan pelampung demi keselamatan sebelum kapal berkapasitas 18 orang tersebut melaju. Nakhoda yang bertugas sekaligus pemandu akan mengarahkan kapal menyusuri hutan mangrove menuju habitat elang.

Spesies yang dijumpai merupakan elang laut punggung merah atau Brahminy Kite Eagle (Haliastur indus). Burung ini memiliki ciri khas bulu putih di bagian kepala hingga perut serta warna cokelat kemerahan di bagian punggung. Sesampainya di lokasi, nakhoda mematikan mesin kapal agar tidak mengganggu kawanan burung tersebut. Nakhoda kemudian membagikan cacahan ikan ke permukaan air untuk memancing kedatangan elang.

Selama kurang lebih 45 menit, wisatawan dapat menyaksikan aksi riuh burung-burung yang terbang rendah menyambar umpan. Setelah pertunjukan selesai, kapal membawa rombongan kembali ke pelabuhan.

Wisata Kuliner Seafood dan Keindahan Kunang-Kunang

Usai menyaksikan pertunjukan elang, perjalanan dilanjutkan dengan menikmati kuliner khas pesisir di Qun Hua Kuala Selangor Seafood. Restoran ini menyediakan area display untuk memilih langsung bahan segar seperti ikan, udang, kerang, dan kepiting.

Sajian olahan hidangan laut yang dihidangkan antara lain udang goreng gandum, cumi goreng tepung, kepiting saus telur asin, kerang saus lada hitam, hingga ikan saus asam manis. Santapan malam tersebut disajikan dengan cita rasa khas Chinese Food.

Rangkaian tur ditutup dengan menyaksikan pendaran cahaya kunang-kunang di rumpun mangrove saat malam hari. Keberadaan serangga ini menjadi indikator utama bahwa ekosistem lingkungan di Kuala Selangor masih terjaga dengan asri.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author