Olivia Allan Bagikan Pengalaman Bawa Anak Naik Pesawat ke Shanghai

Share

Selebritas Olivia Allan membagikan pengalamannya mendampingi sang putri, Gabriella Allan Sumargo, dalam penerbangan malam selama 6,5 jam dari Jakarta menuju Shanghai, China. Momen perjalanan udara tersebut diunggah melalui akun Instagram pribadinya pada Senin, 3 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari HaiBunda.

Perjalanan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi istri aktor Denny Sumargo ini. Pasalnya, sang anak yang berusia dua tahun sudah diwajibkan memiliki dan menduduki kursi sendiri selama penerbangan berlangsung.

Meskipun sempat tertidur sebelum berangkat, balita yang akrab disapa Biel tersebut terbangun saat memasuki kabin dan terjaga hingga pukul dua pagi. Kendati demikian, suasana hati sang anak tetap terjaga dengan baik sepanjang perjalanan.

"Perjalanan JKT-Shanghai 6,5 Jam Terbang Malam, Landing Pagi! DEG DEG AN BGT!!" kata Olivia Allan dalam unggahan di akun Instagram miliknya.

Olivia bersama suaminya membagikan peran dalam mengatur posisi duduk serta mengasuh anak agar tetap aman dan nyaman. Mereka mengalihkan perhatian sang putri tanpa menggunakan gawai.

"Sebelum naik pesawat. Biel udah bobo, tapi pas pasuk pesawat malah bangun! Jam 12 malem sampai jam 2 pagi full meng-entertain Biel!

Gak pakai handphone, main sama mama dan papa aja. Untung mood-nya bagus walaupun ngantuk," ujar Olivia Allan.

Setibanya di atas pesawat, pengaturan posisi duduk disesuaikan agar pergerakan anak dapat dipantau secara langsung oleh orang tua tanpa terhalang pembatas.

"Akhirnya setelah diboboin mama, Biel bobo juga. Kita sempat bingung atur duduknya gimana. Soalnya kan sebelahan berdua + satu tempat duduk di jendela, tapi yang sebelahan pembatasnya jauh banget dan gak bisa langsung gercep kalau Biel gerak, minta susu, atau tiba-tiba keguling," ucap Olivia Allan.

Pengaturan posisi duduk dilakukan dengan menempatkan Denny Sumargo di sebelah anaknya yang berada di area lorong.

"Akhirnya decide papa yang duduk di sebelah Biel terus lorong, dan mama. Secara seat kepisah tapi kalau ada apa-apa bisa lebih gercep soalnya langsung dan gak ada pembatas tangan bisa langsung seetttt kalo biel jatuh (untung pas flight anteng yaahh tidurnya dan gak jatoh)." tutur Olivia Allan.

Secara keseluruhan, anak tersebut tidur sekitar 5 hingga 6 jam selama penerbangan. Total durasi tidur mencapai 9 hingga 10 jam jika diakumulasikan dengan waktu istirahat sebelum naik pesawat.

"Not bad lah, biasaya Biel kalo bobo di kasur selalu 11-12 jam hehe, untuk pengalaman pertama Biel not bad kan!" ungkap Olivia Allan.

Setelah mendarat di Shanghai, rombongan keluarga tersebut melanjutkan perjalanan udara menuju Harbin. Selama penerbangan lanjutan, sang anak kembali tertidur lelap tanpa menimbulkan kendala.

"Thank God first flight Biel di full princed ticket berhasil dan lancar! Mama terharu bangat Biel gak rewel dan bisa diajak kerjasama selama flight! Gak ganggu penumpang lain dan bisa agak tenang gak lari sana sini dan dengerin mama papa," kata Olivia Allan.

Pengalaman pertama membawa anak usia dua tahun dengan kursi penerbangan tersendiri diakui menjadi pencapaian tersendiri bagi keluarga tersebut.

"Makasih yah Biel udah pengertian selama flight panjang! Gak nyangka pertama flight Biel di usia 2 tahun dan punya tempat duduk sendiri dan langsung flight yang jauh bgt, Biel berhasil dan gak rewel. Mungkin Biel blm ngerti, tapi ini pencapaian besar bgt untuk Biel.

Jangan anggap mama lebay yah! Banyak yg pasti relate naik pesawat bawa bayi dan toddler tuh deg-degan bgt! Apalagi long flight hehe," ujar Olivia Allan.

Kondisi anak yang rewel di dalam pesawat dinilai sebagai hal wajar oleh psikolog Kate Roberts, Ph.D. Faktor ruang sempit, waktu tunggu yang lama, serta stimulus sensorik berlebih menjadi pemicu utama timbulnya frustrasi pada anak.

"Itu adalah badai yang sempurna untuk menimbulkan frustrasi," kata Kate Roberts, Ph.D.

Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan orang tua, seperti memilih kursi di dekat lorong, memastikan anak sudah kenyang, serta menjaga kenyamanan suhu dan pakaian. Selain itu, membawa camilan dan memastikan kondisi kesehatan anak sebelum terbang juga membantu menjaga kondisi emosional anak selama penerbangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author