Warga Tangerang Bagikan Pengalaman Unik Tinggal di Kelurahan Gondrong
Sejumlah warga di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, membagikan pengalaman unik mengenai julukan lucu dari rekan kerja akibat nama tempat tinggal mereka pada Selasa (4/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Ibnu (44), seorang warga yang telah menetap selama 15 tahun di kawasan tersebut, mengaku sering mendapatkan candaan terkait nama wilayahnya yang dianggap tidak biasa di kawasan Tangerang.
"Ya unik sih, tapi kan di Tangerang kan yang unik-unik nggak cuma ini. Ada Kunciran, terus Petir lah. Saya pikir mungkin emang di Tangerang namanya aneh-aneh kali," ujar Ibnu di Gondrong.
Pria yang betah tinggal di sana karena lokasinya dekat dengan Jakarta ini mengungkapkan bahwa julukan khusus tersebut berawal dari seorang rekannya sesama pekerja yang merupakan lulusan pesantren.
"Dari teman kerja dulu ada, si teman saya ini kan alumni pesantren lah. Akhirnya saya dipanggil 'Ibnu Al-Gondrongi' sama dia gara-gara tahu saya tinggal di Gondrong. Itu lucu sih," katanya.
Kawasan tempat tinggalnya tersebut diakui Ibnu sangat nyaman karena warganya tergolong ramah.
"Enaklah, dekat sama Jakarta juga kan. Orang sini juga baik-baik," ujarnya.
Pengalaman serupa turut dirasakan warga lainnya, Ichwan (53), yang sempat menghadapi ketidakpercayaan dari teman-temannya saat bekerja di wilayah Jakarta Barat.
"Kalau dulu waktu saya kerja di Jakbar tuh sering ditanya, 'Tinggal di mana lu?' Ya saya jawab kan 'Tangerang', 'Tangerang mana?'. (Saya jawab) 'Gondrong'. Nah pas di situ banyak yang awalnya kagak percaya, 'Serius lu?' 'Beneran gua tinggal di Gondrong', saya bilang gitu," kata Ichwan.
Rekan kerja Ichwan kerap tertawa mendengar nama kelurahan tersebut hingga ada yang menyimpan kontak teleponnya dengan sebutan fisik tertentu meski tidak sesuai dengan kenyataan.
"Langsung tuh pada ketawa-tawa karena nggak percaya tapi ternyata ada gitu kan. Terus juga yang jadi simpan nomor saya 'Bang Ichwan Gondrong', padahal rambut nggak gondrong gitu kan. Tapi kan akhirnya jadi pada tahu, gitu," katanya.
Meski kerap memicu gelak tawa, Ichwan merasa bangga dapat mengenalkan kawasan tempat tinggalnya kepada rekan-rekannya.
"Ya bangga lah saya bisa ngenalin kampung saya ke teman-teman itu akhirnya pada tahu. Meskipun namanya unik gitu kan, yang penting orang jadi tahu kampung kita," ujarnya.