Kimpul Jadi Alternatif Karbohidrat Sehat Pendukung Diet
Umbi kimpul menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat alternatif yang memiliki kaya gizi bagi tubuh pada Selasa, 4 Agustus 2026. Menurut penjelasan ahli, bahan pangan lokal ini dapat menjadi pendamping nasi untuk mendukung diet dan kesehatan pencernaan, sebagaimana dilansir dari Detik Health.
Spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa kadar karbohidrat kimpul lebih rendah dibandingkan nasi putih pada berat yang sama. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar air di dalam kimpul. Kandungan nutrisinya juga bersaing dengan jenis umbi lainnya.
"Dibandingkan singkong, kandungan karbohidratnya agak lebih rendah, sedangkan dibanding kentang, gizinya gak jauh berbeda. Jadi sebenarnya gak ada yang paling sehat, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan porsi makannya," ujar dr Igus Ulfa Yaze, SpGK.
Tingginya karbohidrat kompleks dan serat menjadikan kimpul sangat bermanfaat bagi individu yang sedang mengontrol berat badan. Nutrisi tersebut membantu menahan rasa lapar lebih lama sehingga keinginan untuk mengonsumsi camilan dapat ditekan secara efektif.
"Yang bikin membantu bukan karena kimpul itu 'makanan ajaib', tapi karena mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang bisa bantu rasa kenyang bertahan lebih lama," jelas dr Igus Ulfa Yaze, SpGK.
Kendati demikian, dr Yaze menekankan bahwa penggantian nasi ke kimpul tidak langsung menurunkan berat badan tanpa adanya kontrol total asupan kalori harian. Selain itu, serat dalam umbi kimpul berperan penting menjaga kesehatan usus besar.
"karena serat di kimpul berperan sebagai prebiotik yang ngasih makan bakteri baik di usus (mikrobiom)," ucap dr Igus Ulfa Yaze, SpGK.
Kimpul juga kaya akan kalium yang berfungsi menyeimbangkan kadar natrium untuk menjaga stabilitas tekanan darah. Kandungan antioksidan seperti fenolik dan flavonoid di dalamnya turut membantu melawan radikal bebas sekaligus meredakan inflamasi ringan pada tubuh.