SETARA Institute Dukung Pembentukan Tim Preventive Strike oleh Polda Metro Jaya

Share

SETARA Institute mendukung langkah Polda Metro Jaya membentuk Tim Preventive Strike untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini agar tidak berkembang menjadi konflik besar, seperti dilansir dari Detikcom. Tim ini berfungsi sebagai penguatan strategi preemptive policing, yakni pendekatan kepolisian yang fokus pada pencegahan potensi gangguan keamanan agar tidak berubah menjadi tindak pidana atau konflik lebih luas. Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi menegaskan bahwa kepolisian harus membangun sistem deteksi dini dan langkah pencegahan berbasis intelijen guna meningkatkan rasa aman masyarakat dan menekan potensi gangguan keamanan.

"Pembentukan Tim Preventive Strike oleh Polda Metro Jaya pada dasarnya dapat dipahami sebagai bagian dari penguatan strategi preemptive policing," ujar Hendardi, Selasa (4/8/2026).

Hendardi menambahkan bahwa upaya pencegahan merupakan fungsi utama kepolisian yang harus dijalankan secara profesional sesuai prinsip negara hukum. "Dalam paradigma pemolisian modern, upaya pencegahan merupakan salah satu fungsi utama kepolisian yang patut didukung sepanjang dijalankan secara profesional dan sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum," tambahnya.

Menurut Hendardi, setiap tindakan kepolisian harus tunduk pada prinsip legalitas, proporsionalitas, dan penghormatan hak asasi manusia. Ia mengingatkan agar preventif tidak berubah menjadi represif yang melanggar hak warga. "Istilah preventive strike tidak boleh dimaknai sebagai kewenangan untuk melakukan tindakan koersif tanpa dasar hukum yang jelas, melakukan penangkapan sewenang-wenang, profiling terhadap kelompok tertentu, ataupun membatasi kebebasan sipil," kata Hendardi.

Hendardi juga mengungkapkan bahwa Tim Preventive Strike akan mendapat legitimasi publik bila menjadi instrumen pencegahan yang profesional dan akuntabel. "Preventive strike akan memperoleh legitimasi publik apabila benar-benar menjadi instrumen pencegahan yang profesional, terukur, akuntabel, dan menyeimbangkan pemeliharaan keamanan bersama dengan penghormatan hak konstitusional warga negara," ujarnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa Tim Preventive Strike terdiri dari direktorat operasional Polda Metro Jaya dan bertugas di Jakarta serta wilayah penyangga ibu kota.

"Kapolda Metro Jaya sudah menegaskan membentuk tim Preventive Strike yang terdiri dari Direktorat Operasional yang ada di Polda Metro Jaya," kata Kombes Budi, Jumat (31/7).

Dia menambahkan tim ini melakukan mitigasi awal terhadap kelompok yang berpotensi mengganggu keamanan dengan tindakan tegas dan terukur. Kombes Budi juga menyebut intensitas patroli di wilayah perbatasan seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang terus ditingkatkan untuk menjaga keamanan Jakarta. "Langkah-langkah mitigasi sudah berjalan. Kami terus melakukan peningkatan patroli, mulai dari skala kecil, sedang, hingga skala besar," tambahnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author