Nasi Gegok Trenggalek Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda

Share

Nasi Gegok, kuliner khas Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akan segera ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Kebudayaan, sebagai bentuk pengakuan atas keaslian dan kelestarian sajian ini.

Nasi Gegok merupakan olahan nasi setengah matang yang dibungkus daun pisang dan diberi sambal teri di tengahnya, lalu dikukus hingga matang. Makanan ini populer sebagai bekal petani karena tahan lama dan praktis.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek, Tony Widianto, mengatakan bahwa usulan penetapan Nasi Gegok telah melalui proses panjang dan sidang oleh tim Kementerian Kebudayaan.

"Sudah dilaksanakan sidang oleh tim dari Kementerian Kebudayaan, akhirnya memutuskan Nasi Gegok direkomendasikan untuk menjadi Warisan Budaya Takbenda. Kita tinggal menunggu kapan penetapan sekaligus juga penyerahan sertifikatnya," ujar Tony pada Kamis (30/7/2026).

Ia menyampaikan rasa syukur atas keputusan tersebut karena menjadi bukti pengakuan negara terhadap warisan budaya asli Trenggalek yang masih lestari hingga kini.

Menurut Tony, Nasi Gegok masih banyak ditemukan terutama di Kecamatan Bendungan, di mana sejumlah warung di ruas jalan Trenggalek-Bendungan secara khusus menjual kuliner ini sebagai menu utama.

"Bahkan di situ menjadi sentra kuliner Gegok di Trenggalek. Ini sudah turun-temurun dari generasi ke generasi," tambahnya.

Pemerintah daerah juga berkomitmen melestarikan budaya ini dengan menjadikan Nasi Gegok sebagai daya tarik wisata kuliner yang dapat dimasukkan dalam paket wisata, khususnya saat adanya event nasional di Trenggalek.

"Kita harus mengangkat Nasi Gegok ini menjadi daya tarik wisata kuliner, yang nanti akan bisa kita rancang menjadi sebuah atraksi dalam paket wisata yang nantinya salah satunya misalkan kayak sedang ada event-event nasional di sini," jelas Tony.

Pada Festival Jaranan Terbuka Trenggalek 2027, Nasi Gegok juga akan diperkenalkan kepada khalayak luas sebagai bagian dari promosi budaya dan kuliner daerah, dilansir dari Detik Food.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author