Korban Jiwa Gempa Venezuela Melonjak Hingga 6125 Orang

Share

Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi kembar di Venezuela terus meningkat hingga mencapai 6.125 orang pada Senin (3/8/2026). Bencana alam yang melanda negara bagian pesisir La Guaira dan sekitarnya tersebut sebelumnya merenggut 5.546 jiwa.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom, gempa bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang pada 24 Juni lalu itu telah meruntuhkan hampir 200 bangunan. Selain memicu kehancuran fisik, peristiwa ini juga menyebabkan hampir 17.000 orang mengalami luka-luka.

Hingga saat ini, tim penyelamat bersama pihak keluarga masih terus melakukan penyisiran di antara puing-puing bangunan. Gubernur La Guaira Jose Alejandro Teran mengonfirmasi bahwa sekitar 1.400 warga dilaporkan hilang, sementara proyeksi para ahli memperkirakan angka orang hilang bisa menembus 10.000 orang.

Dampak kerusakan fisik mencakup 190 bangunan hancur total dan lebih dari 16.200 bangunan dikategorikan tidak aman. Kondisi tersebut memaksa hampir 24.000 warga di wilayah La Guaira dan Caracas mengungsi ke tempat penampungan sementara.

Guna mengatasi krisis pemukiman bagi para pengungsi, parlemen Venezuela menyetujui undang-undang baru yang mempermudah proses penyewaan properti dengan mencabut aturan anti-penyewaan dari pemerintahan sebelumnya.

Pemerintah menargetkan penyediaan rumah bagi korban bencana dapat merealisasikan 4.000 unit hingga akhir tahun dan melampaui 10.000 unit pada 2027.

"Kami memperkirakan sekitar 400.000 rumah yang dapat memperoleh manfaat dari undang-undang ini," kata Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez.

Langkah kebijakan baru ini dinilai memberi keuntungan berimbang bagi pihak penyewa maupun pemilik properti di tengah masa pemulihan pascabencana. Pemerintahan sementara Venezuela saat ini berjalan di bawah pengawasan Washington setelah mundurnya kepemimpinan Nicolas Maduro pada Januari lalu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author