Denny Sumargo Buka Suara Usai Dituding Tidak Netral
Kreator konten Denny Sumargo menglarifikasi tudingan ketidaknetralan netizen terkait penayangan wawancara pihak Sarwendah dan Ruben Onsu di saluran YouTube miliknya di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026), dilansir dari Detik Hot.
Kritik dari para pendukung kedua belah pihak muncul karena adanya perbedaan persepsi atas sudut pandang dan pertanyaan yang diajukan selama proses wawancara berlangsung.
Denny Sumargo menyadari adanya penilaian yang bertolak belakang dari masing-masing kelompok pendukung terkait caranya membawakan acara tersebut.
"Gue membaca dua sisi. Jadi sisi yang A, sisi dari pihak RO (Ruben Onsu) fans-nya bilang kalau gua memihak pada Sarwendah karena pertanyaan gue kurang. Nah, yang Sarwendah fans-nya malah bilang gua berpihak pada RO karena gue terlalu mengiyakan pengacaranya," kata Denny Sumargo.
Presenter berusia 44 tahun itu menilai perbedaan pandangan publik merupakan hal yang wajar dalam penayangan isu hangat.
"Jadi dua-duanya berkeberatan sih sebenarnya. Jadi menurut gue ya itu wajarlah, itu pasti akan ada pro-kontra di situ, it's okay," tutur Denny Sumargo.
Keputusan menghadirkan perwakilan kedua belah pihak diambil guna menjaga keberimbangan informasi kepada publik.
"Awalnya kan dari Sarwendah, kemudian gak mungkinlah kita gak undang dari pihak RO karena ini kan podcast sebagai media kan karena kalau satu sisi kan pesannya nggak cover both side, nggak bagus gitu," tegas Denny Sumargo.
Meskipun pihak Ruben Onsu diwakili oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang, hak jawab tetap diberikan untuk menghindari simpang siur narasi.
Kekhawatiran akan potensi kekeliruan pernyataan yang dapat memperkeruh suasana juga sempat dirasakan selama proses produksi konten.
"Ada satu ketakutan yang mana saya takutnya nanti malah jadi pada blunder. Ya pada blunder, jadi tambah kacau," pungkas Denny Sumargo.