Kimpul Jadi Alternatif Karbohidrat Pengganti Nasi dan Kentang
Inovasi mengolah bahan pangan lokal kini makin dilirik sebagai langkah diversifikasi gizi. Salah seorang kreator asal Bantul gencar memperkenalkan kimpul, umbi lokal Indonesia, sebagai pengganti karbohidrat utama seperti nasi putih atau kentang.
Berbagai variasi menu harian dapat dibuat menggunakan kimpul. Pangan lokal ini diolah menjadi beragam sajian menarik, mulai dari dumpling ayam hingga camilan seperti olahan mashed potato.
Penggunaan umbi lokal ini dinilai tepat dari segi nutrisi. Seperti dikutip dari Detik Health, spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa kimpul dapat menjadi pilihan sumber karbohidrat alternatif.
Kandungan karbohidrat kimpul tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan nasi putih pada porsi berat yang sama. Hal tersebut dipengaruhi oleh kadar air pada kimpul yang cenderung lebih tinggi.
"Seratnya juga lumayan lebih tinggi, jadi bisa bikin kenyang lebih lama dibanding nasi putih," ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (3/8/2026).
Perbandingan dengan Singkong dan Kentang
Nilai gizi kimpul juga memiliki perbedaan apabila disandingkan dengan bahan pangan sumber karbohidrat lainnya. Kadar karbohidrat dalam kimpul diketahui sedikit di bawah singkong.
Namun, jika disandingkan dengan kentang, profil nutrisi kimpul relatif berimbang. Hal ini menjadikan umbi tersebut sangat fleksibel untuk dimasukkan dalam menu makanan harian.
Keunggulan berupa karbohidrat kompleks dan serat tinggi membuat kimpul layak dipertimbangkan bagi masyarakat yang sedang menjalani program diet sehat.
"Dari sisi karbohidrat kompleks dan serat, kimpul bisa banget jadi salah satu pilihan," tuturnya.