Polres Dumai Pasang Bendera di Kapal Nelayan dan Sekolah Pesisir
Personel Kepolisian Resor (Polres) Dumai menggelar Ekspedisi Merah Putih Presisi dengan mengganti bendera sekolah yang usang di SDN 020 Teluk Dalam serta memasang bendera pada kapal nelayan pesisir Kota Dumai, Minggu (2/8/2026). Dilansir dari Detikcom, kegiatan tersebut dipusatkan di wilayah pesisir dan perbatasan Kecamatan Sungai Sembilan guna menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain pengibaran bendera, pihak kepolisian membagikan santunan pendidikan kepada para pelajar setempat. Rombongan ekspedisi juga melibatkan guru, siswa, dan tokoh masyarakat pesisir dalam menanam pohon mangrove.
Kapolsek Sungai Sembilan Iptu Apriadi selaku pemimpin pelaksana lapangan menyebutkan bahwa kehadiran simbol kebangsaan ini bertujuan memperkuat kecintaan terhadap tanah air.
"Harapannya, semangat mencintai bangsa tumbuh seiring kepedulian terhadap alam tempat mereka hidup," ujar Apriadi. Ia menilai pemasangan bendera di armada tangkap ikan menegaskan status nelayan sebagai garda terdepan pelindung ruang laut negara sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga alam.
Secara terpisah, Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan menyatakan kegiatan ini membuktikan bahwa institusinya tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban. "Inilah semangat Polri Presisi yang hadir, melayani, mengayomi, sekaligus menggerakkan masyarakat untuk menjaga masa depan lingkungan dan bangsa," kata Fatikh.
Konsep pelestarian alam melalui penanaman mangrove ini diklaim mendukung penerapan Green Policing yang digagas Polda Riau guna menahan abrasi dan melindungi mata pencaharian warga sekitar. "Ekspedisi Merah Putih Presisi di Teluk Dalam menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak berhenti pada penegakan hukum semata," ujar Fatikh. Program gerakan kebangsaan ini dirancang merangkul kolaborasi berbagai elemen untuk menyalurkan bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan ke kawasan terpencil yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur.