PBSI Dukung Langkah BWF Usut Dugaan Pelanggaran Integritas Atlet
PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyatakan dukungan penuh atas langkah Badminton World Federation (BWF) mengusut dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah atlet nasional pada Senin (3/8).
Sikap resmi tersebut disampaikan induk organisasi bulutangkis tanah air menyusul dilaksanakannya proses peradilan independen oleh BWF. PBSI memastikan bakal menghormati seluruh tahapan mekanisme peradilan yang tengah berjalan.
"PP PBSI mengetahui bahwa BWF saat ini sedang menjalankan proses pengadilan independen (judicial proceedings) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia. PP PBSI menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulutangkis serta menghormati independesi proses yang sedang berlangsung," bunyi pernyataan resmi PBSI.
Guna menjaga ketertiban proses hukum yang berlangsung di Independent Hearing Panel BWF, PBSI memilih untuk tidak memberikan tanggapan mendalam atas pokok perkara. Pihaknya juga menghimbau publik agar tidak berspekulasi.
"Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PP PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF."
Federasi menegaskan komitmen penuh terhadap tata kelola organisasi yang bersih dan perlindungan hak-hak para atlet. Langkah koordinasi secara intensif dengan BWF akan terus diperkuat.
"PP PBSI akan terus berkoordinasi dengan BWF dan memastikan setiap langkah organisasi dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan hak-hak atlet, serta komitmen terhadap integritas olahraga bulutangkis," tulis PBSI.
Di samping persoalan integritas tersebut, PBSI turut menyesuaikan daftar amunisi sektor ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026. Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dipastikan batal tampil.
"Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikusertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku."