Gua Son Doong Simpan Hutan Hujan dan Cuaca Sendiri di Vietnam

Share

Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang di Vietnam menyimpan keajaiban alam raksasa bernama Gua Son Doong. Lorong batu kapur ini tidak hanya menjadi yang terbesar di dunia berdasarkan volume, tetapi juga memiliki ekosistem mandiri. Seperti dilansir dari Detik iNET, gua ini terbentuk akibat kikisan aliran sungai bawah tanah pada batuan kapur sejak 2 hingga 5 juta tahun lalu.

Proses erosi perlahan tersebut memperbesar lorong hingga menciptakan ruang bawah tanah yang sangat masif. Gua ini pertama kali ditemukan oleh warga lokal bernama Ho Khanh pada 1990. Eksplorasi secara menyeluruh baru terlaksana pada 2009 oleh tim British Cave Research Association (BCRA) di bawah pimpinan Howard Limbert.

Ukuran lorong utama Son Doong bahkan sanggup memuat satu blok gedung pencakar langit New York City. Panjangnya membentang lebih dari 9 kilometer, dengan tinggi lorong mencapai 200 meter dan lebar 150 meter.

Seiring berjalannya waktu, sebagian atap gua runtuh secara alami dan membentuk lubang raksasa atau dolina. Runtuhan langit-langit ini menjadi celah masuknya sinar Matahari yang memicu munculnya kehidupan baru di dalam gua. Cahaya Matahari yang masuk memungkinkan vegetasi tumbuh subur hingga membentuk hutan hujan bawah tanah yang dijuluki Garden of Edam. Area ini menjadi habitat bagi beragam tumbuhan, serangga, burung, hingga monyet.

Selain hutan hujan, perbedaan suhu antara udara luar dan interior gua memicu terciptanya iklim mikro yang unik. Pertemuan udara hangat yang lembap dengan udara dingin di dalam lorong memicu kondensasi uap air. Proses pembentukan kabut dan awan tersebut membuat Son Doong dikenal sebagai gua yang memiliki fenomena cuacanya sendiri. Interaksi antara geologi, hidrologi, dan biologi ini menjadikan kawasan tersebut sebagai laboratorium alami yang sangat berharga.

Hingga saat ini, para ilmuwan masih terus memetakan wilayah Son Doong yang belum terjangkau. Riset berlanjut untuk meneliti evolusi bentang alam karst tropis sekaligus mencari potensi spesies baru yang terisolasi di dalamnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: geologi gua son doong Vietnam
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author