Vin Diesel Bocorkan Naskah Emosional Film Terakhir Fast Forever

Share

Akhir perjalanan waralaba aksi balap populer dunia perlahan mulai terungkap. Aktor utama sekaligus produser eksekutif seri ini, Vin Diesel, membagikan reaksi emosionalnya seusai merampungkan pembacaan naskah untuk seri penutup bertajuk Fast Forever. Dikutip dari Detikcom, pemeran karakter ikonik Dominic Toretto tersebut mengaku tak kuasa menahan air mata melihat penyelesaian kisah panjang ini.

Lewat akun Instagram pribadinya, sang bintang Hollywood memberikan pujian setinggi langit untuk draf yang disusun oleh Michael Lesslie. Menurut pengakuannya, alur cerita yang disajikan sangat luar biasa hingga ia menilainya sebagai naskah paling sempurna selama dirinya berkecimpung di industri seni peran.

"Kamu gak akan menyangka, pas 17 Maret 2028 tiba, kamu akan bersyukur sempat menyaksikan film pertamanya di bioskop musim panas ini. Aku baru saja membaca skenario Fast Forever karya Mike Lesslie. Ini adalah skenario terbaik yang pernah kubaca dalam beberapa dekade," tulis Vin Diesel.

"Aku masih menangis sampai sekarang," tutupnya.

Momen meluapnya perasaan sang aktor rupanya bertepatan dengan perayaan dua setengah dekade usia franchise tersebut. Bulan ini, karya sinema pembuka mereka, yakni The Fast and The Furious edisi tahun 2001, kembali ditayangkan secara khusus di layar lebar.

Berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh Diesel, babak pamungkas keluarga Toretto tampaknya akan membawa penonton bernostalgia. Saga ini direncanakan kembali menyoroti akarnya, yaitu kebudayaan balap liar di jalanan kota Los Angeles yang menjadi titik awal waralaba ini 25 tahun silam.

Lebih jauh, figur sentral film aksi tersebut menyadari betul besarnya ekspektasi penggemar. Terdapat kewajiban moral yang berat untuk memastikan penutupan epik ini dieksekusi dengan sempurna, mengingat dedikasi penonton selama puluhan tahun.

"Ada beban dan tanggung jawab besar yang Anda rasakan di dada untuk merampungkan kisah ini secara benar demi semua orang yang telah memberikan segalanya, serta bagi para penonton yang terus setia. Kembali ke Los Angeles dan ke jalanan tempat semua ini dimulai, bukan sekadar masalah logistik. Itu adalah sebuah hadiah," ungkapnya.

Tim Produksi dan Tantangan Finansial

Masuknya nama Michael Lesslie, yang sebelumnya dikenal lewat proyek The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes, dianggap membawa pencerahan baru bagi penggarapan naskah. Ia secara resmi mengambil alih tugas Aaron Rabin dan Zach Dean guna mematangkan klimaks narasi. Sementara itu, posisi sutradara kembali diisi oleh Louis Leterrier yang sukses mengarahkan angsuran Fast X sebelumnya.

Kendati naskah telah menuai pujian, proses produksi Fast Forever tidak luput dari kendala internal di balik layar. Pihak Universal Pictures bersama jajaran produser kini tengah berjuang menyelaraskan visi adegan laga spektakuler dengan kebijakan efisiensi. Langkah pengetatan dana ini terpaksa diambil menyusul adanya catatan pembengkakan anggaran produksi yang masif pada deretan proyek film terdahulu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author