Kelahiran Bayi Gorila Dataran Rendah Barat Tambah Anggota Woodland Park Zoo
Seekor bayi gorila dataran rendah barat yang langka lahir dari induk bernama Jamani di Woodland Park Zoo, Seattle, Amerika Serikat, pada Senin pagi setelah masa kehamilan sekitar 8,5 bulan.
Kelahiran satwa kritis terancam punah pada pukul 05.50 waktu setempat ini merupakan bayi pertama dari dua kelahiran yang diperkirakan terjadi pada musim semi tahun ini. Pihak pengelola kebun binatang menyatakan bahwa jenis kelamin bayi tersebut masih belum ditentukan hingga saat ini.
Bayi yang baru lahir ini menjadi anak kedua bagi Jamani, sekaligus keturunan pertama bagi pejantan bernama Nadaya. Pihak manajemen kebun binatang mengonfirmasi bahwa Nadaya juga merupakan calon ayah dari bayi gorila lain yang saat ini sedang dikandung oleh seekor induk bernama Olympia.
Petugas kebun binatang menjelaskan bahwa periode 72 jam pertama merupakan masa yang sangat krusial bagi bayi gorila yang baru lahir. Selama waktu tersebut, tim perawat terus memantau proses menyusui, ikatan batin antara induk dan anak, serta kemampuan bayi untuk menggenggam tubuh induknya.
"We’re closely observing for signs that the infant is grasping strongly to Jamani with feet and hands, mom is soft vocalizing in response to her infant vocalizing, mom properly positions the infant that allows for nursing, and the infant is nursing within the first 48 hours," kata Martin Ramirez, kurator mamalogi di Woodland Park Zoo.
Saat ini Jamani dan bayinya ditempatkan di ruang tidur privat yang terpisah dari pandangan publik agar bisa membangun ikatan emosional dengan tenang. Tim medis dan penjaga kebun binatang melakukan pengawasan ketat terhadap pasangan induk dan anak tersebut selama 24 jam penuh.
"We’re happy to report that Jamani so far is showing good maternal skills,” ujar Arden Robert, manajer perawatan satwa primata di Woodland Park Zoo.
Kondisi ikatan antara induk dan bayi sejauh ini dilaporkan berjalan dengan sangat baik dan lancar.
“She’s holding the baby close to her bosom, the baby is nursing, and mom and baby are bonding,” kata Arden Robert, manajer perawatan satwa primata di Woodland Park Zoo.
Pihak kebun binatang berencana membiarkan Jamani membawa bayinya ke habitat luar ruangan dalam beberapa hari ke depan, meskipun pengunjung mungkin masih membutuhkan waktu lebih lama sebelum bisa melihat bayi gorila tersebut secara langsung.
“As long as Jamani continues to show appropriate maternal care, we’ll remain hands off and do visual neonatal exams only. If there are any visible concerns, we will of course intervene,” ujar Robert.
Sebelum dipindahkan ke Seattle pada tahun 2022, Jamani dan Olympia tinggal bersama di North Carolina Zoo, di mana keduanya juga melahirkan anak jantan dalam waktu berdekatan pada 2012 dan membesarkan mereka bersama. Kehadiran bayi baru ini membuat Woodland Park Zoo kini merawat total 12 ekor gorila dataran rendah barat yang terbagi dalam dua kelompok keluarga terpisah.