Gigi Becali Mainkan Florin Tanase Saat FCSB Tertinggal dari Farul
Pemilik FCSB Gigi Becali mengambil keputusan mendadak dengan memasukkan Florin Tanase untuk menggantikan pemain muda Mihai Toma pada menit ke-29 saat menghadapi Farul Constanta dalam laga pekan ketiga Superliga Romania di Stadion Arcul de Triumf, Senin, 3 Agustus 2026.
Langkah tersebut diambil setelah FCSB kebobolan lebih dulu pada menit ke-21 lewat gol Iustin Doicaru yang memanfaatkan umpan Eduard Radaslavescu. Penampilan Toma yang dinilai kurang maksimal pada awal babak pertama membuat manajemen memutuskan untuk segera merombak susunan pemain di lapangan.
Pertandingan antara FCSB dan Farul Constanta ini dipimpin oleh wasit utama Adrian Cojocaru. Ia dibantu oleh asisten wasit Romică Bîrdeș dan Cosmin Vatamanu, sementara Cătălin Popa serta Radu Petrescu bertugas di kamar VAR, dan Dan-Ștefan Buzărnescu sebagai wasit cadangan.
Pelatih FCSB Marius Baciu menjelaskan alasan di balik keputusan untuk tidak menurunkan Tanase sejak awal laga. Menurutnya, sang penyerang sengaja disimpan karena kondisi fisiknya belum mencapai tingkat optimal setelah menjalani masa persiapan yang terpotong.
"Pertama-tama, penting untuk memulihkan pemain yang fit dari segala sudut pandang dengan sangat cepat. Kami menganggap perlu untuk memiliki pemain muda, tetapi juga pemain berpengalaman, baik di awal permainan maupun di sepanjang pertandingan," kata Marius Baciu, Pelatih FCSB.
Baciu menambahkan bahwa keputusan rotasi ini merupakan bagian dari strategi tim dalam mengarungi jadwal pertandingan.
"Kurang lebih itulah ide kami, tidak ada yang lain selain strategi untuk pertandingan ini. Tidak ada masalah sama sekali. Kami ingin memiliki keremajaan dan pengalaman," ujar Marius Baciu, Pelatih FCSB.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota skuad harus siap dimainkan kapan saja sesuai kebutuhan tim di lapangan.
"Ini bukan momen yang sensitif, pemain mana pun bisa tampil. Mereka sudah berlatih bersama kami selama beberapa waktu dan wajar jika kami memberi mereka menit bermain," kata Marius Baciu, Pelatih FCSB.
Kondisi fisik Tanase menjadi pertimbangan utama staf pelatih sebelum akhirnya dipaksa masuk lebih awal akibat situasi pertandingan.
"Tase mengalami jeda, ia juga datang sedikit lebih lambat dalam persiapan kami. Ia tidak melakukan seluruh persiapan, beberapa hari terakhir ia diistirahatkah," ujar Marius Baciu, Pelatih FCSB.
Meski belum sepenuhnya fit, kehadiran Tanase diharapkan mampu mengubah dinamika serangan FCSB untuk mengejar ketertinggalan.
"Kami memaksanya, ia memainkan banyak menit dan kami ingin memilikinya di paruh kedua pertandingan, karena ia adalah pemain yang sangat penting bagi kami dan untuk strategi hari ini," kata Marius Baciu, Pelatih FCSB.