Suhu Ekstrem Memicu Ledakan Gudang Amunisi Camp Taji di Irak

Share

Suhu udara ekstrem memicu kebakaran besar dan rentetan ledakan di depot senjata pangkalan militer Camp Taji, sebelah utara Baghdad, Irak, pada Minggu (2/8/2026). Insiden di bekas markas pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat tersebut dikonfirmasi oleh otoritas setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kementerian Pertahanan Irak mengonfirmasi bahwa cuaca panas terik menjadi penyebab utama munculnya kobaran api yang membakar fasilitas penyimpanan militer di area kompleks pangkalan tersebut.

"Kebakaran terjadi di sebuah gudang di Camp Taji akibat suhu tinggi," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Irak, Yehia Rasool, dalam pernyataannya.

Pihak militer mengidentifikasi lokasi terdampak sebagai fasilitas penyimpanan material tempur strategis untuk satuan lapis baja.

"Amunisi milik divisi lapis baja ke-9," ujar Rasool saat mejelaskan isi dari depot senjata yang dilanda kebakaran tersebut.

Guncangan hebat dilaporkan muncul beberapa saat setelah api menyebar ke dalam area penyimpanan material ledak.

"Terjadi ledakan di dalam Camp Taji dan sejumlah amunisi meledak akibat panas," kata pernyataan resmi unit media keamanan pemerintah Irak.

Petugas pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan krisis di kompleks pangkalan yang saat ini dalam proses penarikan penuh pasukan Amerika Serikat. Gelombang panas musim panas di Irak yang sering mendekati 50 derajat Celsius terus memicu kerentanan standar keselamatan pada fasilitas-fasilitas militer vital.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author