Polisi Antar Bocah yang Bersembunyi di Bagasi Taksi Online Bojonggede
Aparat Polsek Tajur Halang mengantarkan seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang ditemukan bersembunyi di dalam bagasi taksi online di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Penemuan anak tersebut membuat pengemudi dan penumpang terkejut saat kendaraan telah melaju usai mengambil pesanan di Terminal Bojonggede. Kejadian itu sempat memicu perdebatan antara sopir dan penumpang mengenai asal-usul sang bocah.
Pengemudi yang khawatir dituduh melakukan tindakan kriminal akhirnya memutuskan untuk membawa kendaraan beserta anak tersebut ke kantor polisi terdekat guna mengamankan situasi.
Kapolsek Tajur Halang Iptu Raden Suwito mengonfirmasi kronologi penemuan bocah di dalam ruang bagasi kendaraan tersebut.
"Jadi mobil sudah bergerak, kemudian si anak muncul dan semua kaget tiba-tiba ada orang kan, anak kecil pula. Mungkin saling tanya, penumpang kira anak sopir, sedangkan sopir kira anak dari penumpang, sampai ada perdebatan," kata Suwito dihubungi detikcom, Senin (3/8/2026).
Pihak kepolisian kemudian mengambil langkah untuk mencegah timbulnya kesalahpahaman yang lebih luas terkait keberadaan anak tersebut.
"Akhirnya sopir juga nggak mau kesalahan dikira nyulik anak, atau apa, akhirnya saran dari penumpang dibawa ke Polsek Tajur Halang," imbuhnya.
Setelah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Bojonggede, petugas kepolisian mendatangi lokasi kediaman anak tersebut untuk menyerahkannya kepada keluarga.
"Anak ini diantar sama Pak Lili ke rumah tinggalnya, ternyata nggak ada orang. Jadi anak ini memang salah satu korban ketidakharmonisan kedua orangtuanya dan tinggal sama kakek dan neneknya," kata Suwito.
Penanganan selanjutnya diserahkan kepada pengurus lingkungan setempat karena rumah tempat tinggalnya dalam keadaan kosong.
"Jadi diantar, diterima sama pihak RT, nanti Pak RT disana diserahkan ke orang tuanya atau kakek dan neneknya," imbuhnya.
Ketua RT setempat, Suhendar, mengonfirmasi penyerahan anak tersebut kepada pihak keluarga dalam kondisi yang baik.
"Sudah, sudah kita serahkan ke neneknya, kemarin malam minggu. Kenapa ke neneknya? karena kan selama ini anak ini memang tinggal sama neneknya. Kalau ibunya kerja, jarang pulang," kata Suhendar dihubungi terpisah.
Suhendar juga meyakinkan bahwa sang anak tidak mengalami masalah kesehatan setelah insiden tersebut terjadi.
"Alhamdulillah kondisi anak sehat, sampai hari ini kelihatan masih sehat," imbuhnya.