Restoran Seafood di Inggris Rugi Rp15 Juta Akibat Aksi Dine and Dash

Share

Aksi tidak bertanggung jawab menimpa sebuah usaha kuliner hidangan laut di Devon, Inggris. Seperti dilansir dari Detik Food, restoran bernama Oyster Shack tersebut menjadi korban aksi penipuan dine and dash atau kabur tanpa membayar tagihan.

Insiden di kawasan Bigbury ini menyebabkan tempat makan tersebut mengalami kerugian yang ditaksir mencapai £631,35 atau sekitar Rp15,3 juta.

Peristiwa ini bermula saat rombongan yang terdiri dari tiga pria dan tiga wanita mendatangi lokasi. Sebelum kedatangan, mereka sempat melakukan pemesanan tempat melalui sambungan telepon tanpa memberikan identitas lengkap.

Sesampainya di lokasi, para pelaku langsung memesan jajaran menu termahal. Pihak pengelola mencatat mereka menikmati empat ekor lobster seharga £66 (sekitar Rp1,5 juta) per ekor serta satu porsi seafood platter mewah senilai £120 (sekitar Rp2,9 juta).

Pemilik usaha, Kieron Vanstone, mengungkapkan bahwa rombongan tersebut menyantap seluruh pesanan premium hingga selesai sebelum akhirnya melancarkan aksinya.

Siasat Kabur dan Penyelidikan Kepolisian

Untuk menghindari kecurigaan para staf dan pelayan, para pelaku tidak langsung meninggalkan lokasi secara bersamaan. Mereka keluar dari area makan satu per satu hingga meja dalam keadaan kosong.

Petugas restoran baru menyadari kejadian tersebut setelah seluruh anggota rombongan menghilang tanpa melunasi tagihan yang terkumpul.

Keesokan harinya, pengelola tempat makan sempat menghubungi nomor telepon yang tertera saat reservasi. Seseorang sempat merespons panggilan tersebut dan berjanji akan menghubungi kembali setelah selesai beribadah di gereja. Namun, kontak tersebut tidak dapat dihubungi lagi setelahnya.

Pihak Kepolisian Devon dan Cornwall mengonfirmasi telah menerima laporan resmi terkait kasus ini. Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk melacak dan mengidentifikasi para pelaku.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author