Produsen Alokasikan Produksi Hard Disk untuk Sektor Enterprise

Share

Pasar media penyimpanan berpotensi menghadapi tekanan krisis pasokan dalam jangka panjang. Menyusul lonjakan harga RAM dan SSD, perangkat penyimpanan hard disk drive atau HDD berkapasitas besar kini mulai terdampak perubahan fokus industri global. Produsen periferal ternama seperti Seagate dilaporkan memindahkan prioritas manufaktur mereka.

Perusahaan tersebut kini mengalihkan sebagian besar porsi produksi HDD untuk memenuhi kebutuhan pasar enterprise dibanding segmen konsumer biasa. Laporan kuartalan Seagate yang dikutip dari Gamebrott menunjukkan peningkatan permintaan HDD yang sangat signifikan dari sektor korporat. Chief Executive Officer Dave Mosley mengungkapkan bahwa kenaikan permintaan solusi penyimpanan ini diproyeksikan bertahan untuk jangka panjang.

Integrasi teknologi kecerdasan buatan atau AI menjadi faktor utama yang mempercepat akumulasi data secara global. Kondisi ini secara langsung mendongkrak nilai data sekaligus mendorong kebutuhan media penyimpanan skala besar hingga ribuan terabyte atau exabyte.

Guna merespons kebutuhan tersebut, Seagate mengandalkan lini platform Mozaic serta peta jalan teknologi Heat-Assisted Magnetic Recording atau HAMR. Inovasi ini menjadi tumpuan utama perusahaan untuk menyediakan kapasitas penyimpanan yang lebih padat. Pergeseran fokus ini memicu persaingan ketat di tingkat manufaktur. Sejumlah brand HDD global dikabarkan telah mengamankan pesanan mereka hingga periode 2028 dan 2029, sehingga slot pemesanan baru bagi pembeli lain telah habis diserap pasar.

Booming teknologi AI memberi keuntungan finansial besar bagi para produsen komponen dan chip. Meski demikian, para pelaku industri DRAM memprediksi ketidakseimbangan pasokan media penyimpanan ini berpotensi berlangsung hingga tahun 2030 mendatang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author