Bom Bunuh Diri Serang Demonstrasi Dekat Kantor Polisi Swat Pakistan
Bom bunuh diri menyerang kawasan ramai dekat kantor polisi di Distrik Swat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, menewaskan 13 orang termasuk delapan anggota kepolisian saat demonstrasi warga berlangsung, dilansir dari Detikcom, Minggu (3/7/2026).
Ledakan terjadi di persimpangan padat warga. Selain korban tewas, 22 orang lainnya terluka.
Wakil Inspektur Jenderal Polisi Swat Fida Hussain mengatakan, "Tiga belas orang, termasuk delapan petugas polisi, tewas dalam serangan bom bunuh diri itu."
Polisi sempat menghentikan pelaku bom bunuh diri yang mencoba memasuki kantor polisi di lokasi tersebut. Pelaku meledakkan diri di gerbang utama.
"Seorang pelaku bom bunuh diri mencoba memasuki kantor polisi yang terletak di persimpangan, tetapi dihentikan oleh polisi di gerbang utama," ujar Hussain.
Polisi membawa satu jenazah diduga pelaku ke rumah sakit.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas kelompok militan Tehreek-i-Taliban Pakistan (TTP) di wilayah tersebut yang berbatasan dengan Afghanistan.
Pada hari sama, ledakan bom rakitan juga terjadi di Peshawar, ibu kota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Kepala Kepolisian Peshawar menyebut empat polisi terluka dalam serangan yang diklaim TTP.
Juru bicara militer Pakistan menyatakan serangan militan dan operasi keamanan tahun ini telah menewaskan 819 personel keamanan dan warga sipil.
Pakistan menuding kelompok militan di perbatasan mendapat perlindungan dari Afghanistan, yang dibantah oleh pemerintah Taliban di Kabul.
Ketegangan antara kedua negara meningkat dengan serangan udara Pakistan ke wilayah Afghanistan, sementara pemerintah Taliban dan PBB melaporkan puluhan warga sipil tewas akibat serangan tersebut pada Juni lalu.