Makan Mie Instan Saat Diet Tetap Diperbolehkan Pakar Gizi
Mengonsumsi mie instan sering kali dianggap sebagai hal yang wajib dihindari bagi individu yang sedang mengontrol berat badan. Tingginya kadar kalori serta natrium menjadi alasan utama banyak orang menjauhi makanan populer ini saat menjalani program diet. Meski demikian, dilansir dari Detik Health, Spesialis Gizi Klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa pelaku diet sebenarnya tidak perlu memangkas habis konsumsi mie instan.
Menurutnya, hidangan tersebut masih boleh dikonsumsi selama frekuensinya dikurangi secara signifikan. Ia mencontohkan, konsumsi mie instan bisa dibatasi menjadi satu kali dalam sebulan. Langkah ini bertujuan untuk sekadar memuaskan keinginan tanpa harus memperlakukan makanan tertentu sebagai musuh dalam program penurunan berat badan.
Akan tetapi, penyesuaian penyajian tetap diperlukan agar nilai gizinya lebih seimbang. Dokter Yaze menyarankan untuk menambahkan bahan makanan berprotein seperti telur serta sayuran segar berupa sawi ke dalam porsi mie instan.
Langkah penambahan bahan pendamping tersebut bertujuan agar tubuh tidak hanya menerima asupan karbohidrat olahan saja. Konsumsi yang dilakukan sesekali dan dilengkapi bahan bergizi dinilai tetap aman bagi kesehatan. Ia juga menegaskan bahwa pada dasarnya tidak ada jenis makanan yang benar-benar dilarang selama diet. Pantangan makanan hanya berlaku secara mutlak jika seseorang memiliki riwayat alergi terhadap bahan tertentu.
Pengaturan pola makan yang benar merupakan inti utama dari diet, bukan membiarkan tubuh tidak mendapat asupan makanan sama sekali. Pola pengaturan makanan ini idealnya dirancang untuk diterapkan secara konsisten dalam jangka panjang atau seumur hidup, bukan sekadar program sementara untuk jangka waktu beberapa bulan saja.