Chelsea Resmi Merekrut Maxence Lacroix Seharga 52 Juta Pound
Klub Liga Inggris Chelsea secara resmi merampungkan kepindahan bek tengah asal Prancis, Maxence Lacroix, dari Crystal Palace pada akhir Juli 2026. Pemain berusia 26 tahun tersebut didatangkan dengan biaya transfer mencapai 52 juta pound sterling atau sekitar 60,7 juta euro dan diikat kontrak berdurasi enam tahun hingga 2032.
Kedatangan Lacroix menjadikan dirinya rekrutan ketiga The Blues pada jendela transfer musim panas 2026 di bawah kendali pelatih Xabi Alonso, menyusul kesepakatan sebelumnya untuk Morgan Rogers dan Marco Palestra. Bek yang sebelumnya mengantar Crystal Palace menjuarai UEFA Conference League 2025/2026 serta membawa timnas Prancis ke peringkat keempat Piala Dunia 2026 itu mengungkapkan rasa bangganya dapat bergabung ke London Barat.
"Saya sangat senang menjadi bagian dari klub luar biasa ini. Semua orang mengetahui sejarah Chelsea dan tradisinya dalam meraih kemenangan, dan menjadi bagian dari itu merupakan momen yang sangat membanggakan bagi saya," kata Maxence Lacroix, Bek Chelsea.
Lacroix menambahkan bahwa pembicaraannya dengan manajer Xabi Alonso semakin memantapkan keputusannya untuk berlabuh di Stamford Bridge.
"Ketika saya berbicara dengan pelatih, saya melihat bahwa kami memiliki arah yang sama dan keinginan yang sama demi klub ini. Kami ingin menang, dan ketika Anda melihat kualitas para pemain yang ada di sini serta segala hal yang mengelilingi klub ini, maka mewujudkan hal itu adalah sesuatu yang mungkin," kata Maxence Lacroix, Bek Chelsea.
Ia menargetkan raihan trofi sebagai fokus utamanya selama berseragam Chelsea.
"Ambisinya adalah mengangkat gelar-gelar, dan saya tidak sabar untuk berkontribusi dalam mewujudkan hal tersebut," kata Maxence Lacroix, Bek Chelsea.
Penambahan Lacroix membuat stok bek tengah Chelsea membengkak menjadi 10 pemain, berdampingan dengan Levi Colwill, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, Mamadou Sarr, Tosin Adarabioyo, Axel Disasi, Benoit Badiashile, Aaron Anselmino, dan Josh Acheampong. Xabi Alonso menegaskan bahwa jumlah tersebut melebihi kebutuhan skuat idealnya.
"Idealnya kami punya empat-lima bek tengah saja," kata Xabi Alonso, Manajer Chelsea.
Alonso juga menjelaskan fokus utama pembangunan tim dalam menghadapi kompetisi Premier League musim depan.
"Kami ingin membangun tim yang kompetitif, dan kami sedang dalam proses itu. Kami memiliki kualitas dan bakat yang luar biasa, dan kami juga perlu memahami bagaimana tetap kompetitif di Premier League. Kami ingin skuat memiliki keseimbangan yang tepat antara kualitas pemain dan mentalitas," kata Xabi Alonso, Manajer Chelsea.
Pelatih asal Spanyol itu menekankan pentingnya aspek mentalitas seluruh pemain untuk menyambut musim baru.
"Elemen-elemen ini harus selaras dengan tahap kematangan pemain, titik waktu dalam karier mereka, rasa lapar, keinginan, dan tingkat komitmen. Namun, saya pikir kami menyambut musim baru dengan energi yang baik, ini sangat penting," kata Xabi Alonso, Manajer Chelsea.
Di sisi lain, mantan asisten pelatih Chelsea, Jody Morris, memberikan catatan kritis terkait perekrutan Lacroix, terutama jika tim menerapkan skema empat bek.
"Saya pikir Lacroix bermain bagus dengan sistem tiga bek di Crystal Palace musim lalu, tetapi bermain untuk Crystal Palace dan Chelsea adalah dua hal yang sangat berbeda," kata Jody Morris, Mantan Asisten Pelatih Chelsea.
Morris menilai penampilan Lacroix bersama tim nasional Prancis menunjukkan tantangan besar saat dimainkan dalam skema bertahan yang berbeda.
"Saya rasa ia tidak tampil bagus di timnas Prancis. Saya pernah mengatakan kepada teman-teman, saya sangat ingin melihatnya bermain dalam formasi empat bek, karena saya hanya pernah melihatnya bermain dalam formasi tiga bek. Ia tampil sangat buruk saat melawan Spanyol, dan juga tidak tampil memuaskan dalam pertandingan di mana Inggris mencetak enam gol," kata Jody Morris, Mantan Asisten Pelatih Chelsea.
Ia menganggap penerapan taktik Alonso akan menentukan keberhasilan skema lini belakang The Blues kelak.
"Bermain empat bek adalah hal yang sama sekali berbeda. Jika kita berencana menggunakan tiga bek, ia memang sangat cocok untuk tim ini, tetapi saya sangat ingin melihat bagaimana Alonso akan mengaturnya. Apakah ia memiliki pengalaman Premier League?
Apakah ia pernah menunjukkan level tinggi di Premier League? Tentu saja. Jadi jika bermain tiga bek, ia bisa berguna; tetapi jika bermain empat bek, jika kita benar-benar harus menggunakannya, saya harap ia tidak akan sering menunjukkan penampilan seperti itu.
Ia memang menjalani dua musim yang luar biasa di Crystal Palace, tetapi seperti yang saya katakan, Crystal Palace dan Chelsea adalah tantangan yang sangat berbeda," kata Jody Morris, Mantan Asisten Pelatih Chelsea.
Manajemen Chelsea dikabarkan mulai memproses perampingan skuat lini belakang, termasuk rencana menjual Axel Disasi ke sesama klub Liga Inggris, meminjamkan Josh Acheampong, serta memproses ketertarikan Como terhadap Trevoh Chalobah dan Napoli terhadap Benoit Badiashile.