Yu Deng Pecahkan Masalah Matematika Hilbert 125 Tahun di Balik Fields Medal 2026
Yu Deng, matematikawan dari University of Chicago, berhasil meraih Fields Medal 2026 karena memecahkan masalah fisika-matematika yang sudah berumur 125 tahun, dikenal sebagai Masalah Keenam Hilbert.
Masalah ini pertama kali diajukan oleh David Hilbert pada tahun 1900 di Universitas Sorbonne, Paris, dan belum terpecahkan hingga kini. Yu Deng bersama Zaher Hani dan Xiao Ma dari University of Michigan berhasil menyatukan tiga teori fisika yang menjelaskan gerak fluida, dasar aplikasi teknik dan ilmu cuaca, dilansir dari Detikcom.
Ketiga teori itu mencakup tiga level pandangan fluida: mikroskopik menggunakan hukum Newton, mesoskopik dengan Persamaan Boltzmann, dan makroskopik yang memakai Persamaan Euler dan Navier-Stokes. Idealnya, teori makroskopik harus diturunkan dari teori mikroskopik secara aksiomatik, sesuai tantangan Hilbert.
Frank Calegari, ketua Departemen Matematika UChicago, mengatakan, "Karya Yu yang indah dan orisinal ini memecahkan masalah mendasar dalam fisika matematika yang bermula dari Hilbert lebih dari seabad yang lalu." Ia menambahkan, "Karya ini juga memperkenalkan metode baru yang ampuh yang akan membentuk penelitian di masa depan. Ini adalah pencapaian penting."
Yu Deng, yang tumbuh di Shenzhen, China, sudah menunjukkan bakat matematikanya sejak kecil. Pada usia 16 tahun, ia meraih medali emas Olimpiade Matematika Internasional dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Peking dan Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Setelah meraih gelar PhD dari Universitas Princeton pada 2015, Yu melakukan postdoktoral di New York University dan kemudian menjadi profesor di University of Southern California sebelum bergabung dengan University of Chicago pada 2024.
Ide penting dalam terobosannya muncul saat ia sedang makan ayam goreng Korea di Providence pada 2021. Yu menemukan cara memecah persoalan matematika kompleks menjadi bagian yang lebih kecil dan mudah dipecahkan, yang membantu menjawab tantangan Hilbert.