Manfaat dan Kandungan Nutrisi Buah Sukun untuk Kesehatan
Buah sukun (Artocarpus altilis) merupakan buah yang banyak tumbuh di wilayah Indonesia, Asia Tenggara, hingga Kepulauan Pasifik. Buah ini memiliki kulit hijau kasar yang berubah menjadi kekuningan saat matang, dengan daging buah berwarna putih atau kekuningan.
Sukun bisa dikonsumsi dengan cara direbus, digoreng, maupun diolah sebagai sayuran. Jenis utama buah sukun mencakup Artocarpus altilis yang tersebar di Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik, serta Artocarpus camansi yang ditemukan di Papua Nugini dan beberapa pulau di Pasifik.
Kandungan nutrisi dalam buah sukun sangat beragam, meliputi karbohidrat, serat, vitamin B, vitamin C, kalium, protein, kalsium, folat, dan omega. Dalam 220 gram sukun mentah terkandung sekitar 227 kalori, 2,4 gram protein, 60 gram karbohidrat, dan 0,5 gram lemak, menjadikannya pilihan makanan yang sehat dan bergizi.
Menurut Prof Edi Santosa dari Fakultas Pertanian IPB University, sukun memiliki keunggulan sebagai bahan pangan sehat karena kandungan seratnya yang tinggi dan indeks glikemik yang rendah. Ia juga menyatakan bahwa kandungan nutrisi sukun lebih baik dibandingkan singkong, sehingga potensial untuk diet sehat.
Kandungan nutrisi yang lengkap membuat buah sukun memiliki beberapa manfaat kesehatan, sebagai berikut:
Menurunkan Risiko Diabetes
Berdasarkan tinjauan dari 41 studi, konsumsi sukun dapat membantu mencegah diabetes tipe 2, berkat kandungan serat dan indeks glikemik rendahnya.
Mengurangi Nyeri Sendi dan Otot
Buah sukun mengandung senyawa fenolik prenylated seperti stilbenoid, flavonoid, kumarin, dan xanton. Senyawa ini berpotensi memberikan efek antiinflamasi yang membantu mengurangi nyeri rematik dan nyeri otot.
Pengganti Tepung Bergizi
Sukun juga dapat diproses menjadi tepung bebas gluten yang ramah bagi pencernaan. Penelitian menunjukkan tepung sukun lebih mudah dicerna dibanding tepung terigu dan memiliki keunggulan dalam daya serap air dan minyak, daya mengembang, serta viskositas. Indeks glikemik tepung sukun juga lebih rendah dibanding banyak jenis tepung lainnya.