Kemendikdasmen Salurkan Dana PIP 2026 Termin Dua Mulai Mei

Share

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyalurkan bantuan dana Program Indonesia Pintar 2026 termin dua yang dimulai pada Mei hingga September 2026 bagi jutaan siswa prasejahtera di seluruh Indonesia.

Penyaluran bantuan tunai ini bertujuan menekan angka putus sekolah serta memastikan keberlanjutan pendidikan dasar hingga menengah. Target penerima manfaat pada tahun ini mencapai 19 juta siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Restrukturisasi kabinet pada 2024 membuat nama kementerian pengelola berubah dari Kemendikbud menjadi Kemendikdasmen. Berdasarkan informasi resmi akun Instagram @kemensetneg.ri yang dilansir MetroTVNews.com, target penerima mencakup 888 ribu murid TK, 10.360.614 murid SD, 4.369.968 murid SMP, 1.935.774 murid SMA, dan 1.928.271 murid SMK.

Alokasi dana disesuaikan secara proporsional berdasarkan tingkat kebutuhan operasional sekolah. Berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 10 Tahun 2025 yang dilaporkan Galamedia, terdapat perbedaan nominal untuk siswa baru dan kelas akhir karena mereka hanya menjalani satu semester dalam satu tahun anggaran berjalan.

Daftar Nominal Dana PIP 2026 Berdasarkan Jenjang
Jenjang Pendidikan Siswa Aktif (Kelas Berjalan) Siswa Baru dan Kelas Akhir
TK / PAUD Rp450.000 –
SD / SDLB / Paket A Rp450.000 Rp225.000
SMP / SMPLB / Paket B Rp750.000 Rp375.000
SMA / SMK / SMALB / Paket C Rp1.800.000 Rp900.000

Pencairan bantuan dilakukan bertahap melalui tiga termin sepanjang tahun. Termin pertama berlangsung pada Februari hingga April, termin kedua pada Mei hingga September, dan termin ketiga pada Oktober hingga Desember 2026.

Siswa usia minimal 17 tahun yang memiliki kartu ATM aktif dapat mencairkan dana secara mandiri di mesin ATM bank penyalur seperti BRI, BNI, dan BSI. Sementara itu, siswa di bawah 17 tahun harus melakukan pencairan manual melalui teller bank dengan didampingi orang tua atau wali.

Pengecekan status kepesertaan dapat diakses online lewat ponsel melalui situs resmi pip.kemendikdasmen.go.id menggunakan NIK dan NISN. Gangguan akses berkala pada portal web umumnya terjadi akibat pemeliharaan sistem, pembaruan basis data, atau sinkronisasi Dapodik nasional.

Selain bantuan pendidikan, pencarian bantuan sosial dari Kementerian Sosial juga mengalami peningkatan pada Mei 2026, khususnya mengenai Program Keluarga Harapan tahap dua. Langkah percepatan pendistribusian bansos triwulan II periode April-Juni telah berjalan sejak 10 April 2026 lewat kolaborasi Kemensos bersama Badan Pusat Statistik.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional kini dijadwalkan lebih awal pada tiap triwulan.

"Setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya," kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/).

Pengecekan data bantuan sosial dari Kemensos tersebut dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id maupun menggunakan aplikasi Cek Bansos dengan menginput 16 digit NIK.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author