PNM Salurkan Pembiayaan Rp 32,3 Triliun pada Semester I 2026
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 32,3 triliun hingga Juni 2026. Capaian ini menjangkau 5.576.031 nasabah penerima di seluruh Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Sabtu (1/8/2026).
Total kelolaan nasabah aktif program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) kini telah menembus 12,4 juta orang. Operasional bisnis tersebut ditopang oleh 4.035 unit layanan, 881.118 kelompok nasabah, serta 62.028 pendamping yang didominasi oleh perempuan.
Direktur Utama PNM, Kindaris menekankan pentingnya integrasi antara pemberian bantuan modal dan pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku usaha ultra mikro.
"Pembiayaan akan memberi nilai yang lebih besar ketika diikuti dengan pendampingan. Tujuan akhirnya bukan sekadar usaha bertahan, tetapi agar setiap nasabah memiliki kemampuan untuk terus berkembang," jelas Kindaris dalam siaran pers, Sabtu (1/8/2026).
Sepanjang paruh pertama tahun ini, perusahaan menggelar 26.776 kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 723.883 peserta. Program ini mencakup pelatihan reguler Mekaar, klaster usaha, PKU Akbar, pameran produk, hingga pertemuan komunitas untuk mengasah kapasitas bisnis nasabah.
Dampak pemberdayaan ini mencatat 2.961.104 nasabah berhasil naik kelas dan menambah penghasilan sejak 2022 hingga Juni 2026, dengan 4.901 di antaranya menjadi agen BRILink Mekaar. Platform digital perusahaan juga mencatatkan 5 juta kali akses dengan total 36 juta peserta.
Skema usaha PNM mengandalkan pembiayaan tanpa agunan yang dipadukan dengan literasi keuangan, literasi digital, dan penguatan karakter. Mengingat sebagian besar nasabah bergerak di sektor perdagangan, pertanian, industri rumahan, dan jasa, ekspansi pembiayaan serta pemberdayaan akan terus dilanjutkan pada Semester II 2026.