Mendagri Resmikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Biak Numfor
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meletakkan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (1/8/2026), sebagai bentuk dukungan atas program prioritas presiden, seperti dilansir dari Detikcom.
Fasilitas pendidikan ini didirikan khusus untuk anak-anak terlantar dari keluarga prasejahtera yang berada pada desil 1 dan 2. Penyelenggaraan Sekolah Rakyat berada di bawah naungan Kementerian Sosial dengan sistem asrama penuh yang didanai penuh oleh negara.
Dalam skema pelaksanaannya, Kementerian Dalam Negeri bertugas mengoordinasikan dukungan pemerintah daerah terkait penyediaan lahan, sementara Kementerian Pekerjaan Umum menangani fisik bangunan menggunakan prototipe yang seragam.
Pengoperasian program ini terinspirasi dari keprihatinan Presiden Prabowo Subianto terhadap anak-anak terlantar agar mereka memperoleh pendidikan yang layak demi memperbaiki taraf hidup keluarga.
"Terlintaslah ide beliau (Presiden Prabowo) 'Kita harus memelihara anak-anak terlantar'. Salah satunya, dengan cara diberikan sekolah untuk mereka supaya mereka tidak lagi menjadi pengemis seperti bapaknya, supaya mereka tidak lagi jadi pemulung seperti bapaknya. Mereka harus naik kelas, dan itu tanggung jawab negara," ujar Tito.
Mendagri mengungkapkan tidak seluruh pemerintah daerah di tanah Papua langsung memberikan respons cepat terhadap rencana pembangunan ini.
"Dan salah satunya adalah yang proaktif adalah Bupati Biak … Kalau beliau tidak nyiapkan ini, tidak akan jadi ini barang. Ya makanya tadi di Papua sendiri cuma tiga yang menyambut, Jayapura, Sarmi, dan Biak," kata Tito.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah meresmikan 166 titik Sekolah Rakyat secara serentak dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Januari 2026. Mendagri berharap kepala daerah lain di Papua dapat segera menyusul untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin.
"Saya juga merasa bangga karena bisa melakukan groundbreaking di sini … Saya terima kasih dan merasa terhormat," kata Tito.
Pelaksanaan kegiatan peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Biak Numfor, Wakil Gubernur Papua, serta Ketua Umum TP PKK.