PT KAI Daop 1 Tambah Pemberhentian 13 Kereta di Stasiun Jatinegara
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memberlakukan penyesuaian operasional dengan menambah titik pemberhentian untuk 13 kereta api jarak jauh di Stasiun Jatinegara pada Sabtu (1/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi keterlambatan calon penumpang akibat kepadatan lalu lintas di sekitar Monas terkait acara Zikir dan Doa Kebangsaan.
"Yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta pengalihan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju Stasiun Gambir," kata Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
Penyesuaian pemberhentian ini difungsikan sebagai rute alternatif bagi masyarakat yang terkendala akses ke Stasiun Gambir, meskipun opsi keberangkatan awal sesuai tiket tetap tersedia. Penumpang diimbau untuk memperhitungkan estimasi waktu perjalanan agar tidak tertinggal kereta api.
"Pelanggan yang memilih naik dari Stasiun Jatinegara harus memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dan datang lebih awal," kata Franoto.
Layanan khusus ini mencakup 13 perjalanan kereta api jadwal sore hingga malam hari, di antaranya KA Brawijaya, KA Bima, KA Gajayana, KA Cakrabuana, KA Sembrani, KA Pandalungan, KA Argo Anggrek, KA Argo Lawu, KA Purwojaya, KA Taksaka, KA Gunungjati, KA Manahan, dan KA Argo Anjasmoro. Pemberitahuan mengenai penyesuaian tersebut telah dikirimkan langsung kepada penumpang yang terdampak melalui pesan singkat SMS serta WhatsApp blast.
Sejalan dengan langkah tersebut, Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta turut mengimbau para calon pengguna jasa kereta api agar merencanakan keberangkatan lebih awal, menggunakan jalur alternatif, dan mematuhi arahan petugas di lapangan.