Manchester City Hadapi Inter Milan pada Laga Uji Coba di Hong Kong
Klub raksasa Inggris Manchester City bertanding melawan juara Liga Italia Inter Milan dalam laga uji coba pramusim di Kai Tak Stadium, Hong Kong, Sabtu, 1 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi bagian penting pembentukan fondasi skuad The Citizens menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.
Pertemuan di Hong Kong tersebut juga menjadi momen reuni laga final Liga Champions 2023. Manchester City tampil di bawah arahan manajer baru Enzo Maresca yang menggantikan Pep Guardiola, sementara beberapa pilar utama seperti Jack Grealish dan Kalvin Phillips dipastikan absen dalam tur Asia ini.
Gelandang baru Elliot Anderson yang didatangkan dari Nottingham Forest masuk dalam daftar rombongan untuk memperkuat kedalaman lini tengah. Sementara itu, tiga pemain lain yakni Ruben Dias, Omar Marmoush, dan Matheus Nunes baru menyusul bergabung di Hong Kong pada Sabtu pagi setelah menjalani masa rehat pasca Piala Dunia 2026.
Penjaga gawang anyar Manchester City Gianluigi Donnarumma menyambut antusias laga menghadapi klub asal negaranya tersebut.
"Saya akan bertemu kembali dengan beberapa rekan setim dan teman. Kami sering berkomunikasi, jadi selalu menyenangkan bisa bermain melawan tim besar seperti Inter," ujar Donnarumma seperti dilansir Kompas.com.
Kiper tim nasional Italia itu menambahkan bahwa laga perdana pramusim ini menjadi sarana pembuktian kesiapan tim di bawah taktik manajer anyar.
“Ini akan menjadi pertandingan pertama musim baru dan situasi seperti itu selalu menantang. Kami bekerja keras, namun kami sangat bersemangat untuk menunjukkan bahwa kami siap dan ingin tampil maksimal," kata Donnarumma.
Ia juga meyakini duel dua klub papan atas Eropa ini akan menyajikan tontonan berkualitas tinggi bagi para pendukung di Asia.
“Mereka juga ingin menunjukkan kemampuan mereka, jadi ini akan menjadi tontonan menarik bagi para penggemar yang telah datang ke sini untuk mendukung kami," tutur Donnarumma.
Di sisi lain, nakhoda Manchester City Enzo Maresca menegaskan pentingnya memaksimalkan potensi pemain muda selama periode tur pramusim.
"Saya sedang bekerja dengan banyak pemain muda. Itu selalu bagus karena mereka penuh energi dan beberapa di antaranya memiliki kualitas yang sangat baik. Kelompok pemain terakhir akan bergabung tiga atau mepat hari sebelum Community Shield dan saat itu kami akan memiliki skuad yang lengkap," kata Maresca dikutip dari RRI.co.id melalui The Guardian.
Maresca menilai fleksibilitas taktik menjadi kunci utama seorang pelatih dalam menghadapi perkembangan sepak bola modern.
"Anda harus beradaptasi, berevolusi. Sepak bola sedang bergerak ke arah itu, dan tugas kami sebagai pelatih adalah menemukan solusi," ujar Maresca.
Mantan penyerang Inter Milan Christian Vieri turut memberikan pandangannya mengenai atmosfer persaingan ketat dalam laga persahabatan tingkat tinggi ini.
“Anda tidak ingin kalah dalam pertandingan ini karena Anda bermain di stadion dengan hingga 50.000 orang,” kata Vieri dilansir dari situs resmi klub id.mancity.com.
Vieri menekankan pentingnya intensitas pertandingan besar untuk menguji kesiapan fisik serta mental para pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
“Ketika orang-orang menonton dan Anda bermain melawan tim besar, tidak ada yang ingin kalah," tutur Vieri.
Menurutnya, lawan sekelas Manchester City merupakan ujian ideal bagi Nerazzurri yang akan memulai Liga Italia dalam kurun waktu tiga pekan.
“Memainkan beberapa pertandingan besar sebagai bagian dari persiapan itu bagus sehingga semua orang dapat mulai fokus karena liga Italia dimulai dalam waktu sekitar 20 hari, jadi Anda harus siap,” ucap Vieri.
Ia juga menambahkan faktor kehadiran suporter di Asia memberikan energi ekstra bagi kedua tim.
“Bermain melawan City akan menjadi hal yang baik dan penting secara fisik. Mereka adalah tim besar, jadi ribuan penggemar akan memberikan dorongan kepada tim-tim tersebut,” ujar Vieri.
Membahas kekuatan mantan timnya, Vieri melontarkan pujian atas efektivitas manajemen Inter dalam membangun skuad kompetitif.
“Inter adalah tim Liga Champions, mereka tidak menghabiskan uang sebanyak klub-klub besar, tetapi mereka berinvestasi dengan baik,” kata Vieri.
Ia menyebut pencapaian dua kali melangkah ke partai puncak Liga Champions dalam empat tahun terakhir menjadi bukti ketangguhan klub Milan tersebut.
“Sulit untuk menemukan pemain bagus, tetapi mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa karena Inter telah mencapai dua final Liga Champions dalam empat tahun terakhir,” ucap Vieri.
Kualitas materi pemain dan rentetan gelar domestik dinilainya sebagai modal berharga Inter Milan dalam menyapa penggemar global.
“Tim ini sangat kuat. Kami adalah tim Liga Champions yang sangat kuat dan kami memenangkan gelar ganda tahun lalu, jadi ini bagus untuk para pendukung Inter,” ujar Vieri.
Sebagai mantan pesepak bola profesional, Vieri mengingatkan pentingnya porsi latihan fisik berat selama jeda musim.
“Saya pikir ini adalah bagian terpenting dari musim ini karena saat itulah Anda dapat berlatih tanpa pertandingan kompetitif,” kata Vieri.
Ia membandingkan metode pemusatan latihan di eranya dengan jadwal pramusim modern yang dipadati laga tur dunia.
“Saat saya bermain, kami menjalani 30 hingga 40 hari di kamp pelatihan, tetapi sekarang mereka menambahkan pertandingan setelah seminggu. Ini adalah momen terpenting dalam musim ini ketika para pemain dapat mengisi bahan bakar karena musim akan panjang dan Anda bermain setiap tiga hari,” ujar Vieri.
Vieri menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa hasil kerja keras di masa pramusim akan menentukan konsistensi tim sepanjang tahun.
“Semakin banyak Anda berlatih sekarang, semakin baik hasilnya,” kata Vieri.
Setelah menyelesaikan laga di Hong Kong, Manchester City dijadwalkan terbang ke Korea Selatan untuk menantang K League All-Stars pada 5 Agustus 2026 dan Atletico Madrid pada 9 Agustus 2026. Tur pramusim The Citizens akan diakhiri dengan laga FA Community Shield kontra Arsenal pada 16 Agustus 2026 di Wales.