TasteAtlas merilis 5 hidangan daging mentah terenak di dunia 31 Juli 2026

Share

Olahan daging mentah kerap terdengar ekstrem, tetapi masih menjadi pilihan kuliner yang dinikmati di beberapa negara. Berdasarkan TasteAtlas, hidangan-hidangan tertentu bahkan dipandang memiliki cita rasa khas.

Pada 31/07/2026, situs kuliner TasteAtlas kembali merilis daftar hidangan daging mentah terenak di dunia. Daftar ini menampilkan sajian ikonik dari Korea Selatan, Italia, Turki, Prancis, hingga Jerman.

Berikut lima pilihan terbaik menurut TasteAtlas, dengan karakter rasa yang beragam mulai dari gurih, segar, hingga kaya rempah. Beberapa di antaranya umumnya disajikan dengan pelengkap seperti kuning telur mentah.

Yukhoe, Korea Selatan

Di posisi pertama ada yukhoe, hidangan daging mentah khas Korea Selatan. Sajian ini berupa irisan tipis daging sapi segar yang dimarinasi dengan kecap asin, minyak wijen, bawang putih, gula, garam, dan lada.

Yukhoe umumnya disertai kuning telur mentah serta irisan pir yang memberi sensasi manis dan segar. Nama yukhoe berasal dari kata 'yuk' yang berarti daging dan 'hoe' yang berarti sashimi, sementara asal-usulnya masih diperdebatkan.

Carpaccio, Italia

Carpaccio berada di urutan kedua sebagai hidangan pembuka asal Italia. Sajian ini tersusun dari irisan sangat tipis daging sapi mentah atau ikan mentah yang disiram minyak zaitun, diberi perasan lemon, lalu ditaburi serutan keju.

Carpaccio diciptakan pada 1950 oleh Giuseppe Cipriani, pemilik Harry's Bar di Venesia. Nama carpaccio diambil dari pelukis Italia Vittore Carpaccio karena warna merah daging mengingatkan pada karya sang seniman.

Variasi carpaccio kini berkembang, termasuk versi yang memakai salmon, zucchini, bit, hingga buah ara. Perubahan bahan membuat tampilan dan profil rasa ikut bergeser.

Çiğ Köfte, Turki

Dari Turki, çiğ köfte menempati posisi tiga versi TasteAtlas. Hidangan ini juga dikenal sebagai hidangan daging mentah berbumbu dan menggunakan daging sapi atau domba cincang berkualitas tinggi.

Resep tradisionalnya mencampurkan tomat, bawang bombai, bawang putih, cabai, serta aneka rempah khas Turki. Çiğ köfte biasanya disajikan dingin sebagai meze atau makanan pembuka.

Karena aturan keamanan pangan yang semakin ketat, banyak versi modern mengganti daging mentah dengan bulgur dan kacang kenari giling. Meski tanpa daging, cita rasanya tetap kaya rempah sehingga tetap digemari.

Steak Tartare, Prancis

Steak tartare termasuk hidangan daging mentah yang paling dikenal di dunia. Sajian ini dibuat dari daging sapi cincang halus, meski beberapa versi memakai daging kuda.

Daging dibumbui garam, lada, mustard, saus Worcestershire, dan Tabasco sebelum dipadukan dengan kuning telur mentah. Setelah itu biasanya ditambah capers, bawang merah, peterseli, serta acar mentimun cincang.

Umumnya steak tartare disajikan bersama roti panggang, roti gandum hitam, atau kentang goreng. Hidangan ini diyakini berkembang dari 'beefsteack à l'Américaine' yang populer di Prancis pada awal abad ke-20.

Mett, Jerman

Di posisi lima besar ada mett, kuliner tradisional Jerman dengan daging babi cincang mentah sebagai bahan utama. Mett juga dikenal dengan nama 'hackepeter' dan harus disajikan dalam kondisi sangat segar.

Daging biasanya dibumbui garam, lada, bawang putih, marjoram, pala, hingga jintan untuk memperkaya rasa. Salah satu variasinya adalah 'zwiebelmett' yang diberi tambahan irisan bawang mentah.

Di Jerman, mett paling sering dinikmati di atas roti atau roti gulung yang kemudian diberi taburan bawang bombai. Ada pula penyajian unik berbentuk landak yang dikenal sebagai 'mettigel', gaya penyajian populer sejak dekade 1970-an.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author