Empat Jenazah Pendaki Gunung Broad Peak Ditemukan Usai Longsor Salju

Share

Empat jenazah pendaki internasional ditemukan oleh tim penyelamat setelah diterjang longsoran salju di Gunung Broad Peak, Pakistan. Insiden tragis di kawasan pegunungan Karakoram tersebut melibatkan sepuluh orang dalam rombongan pendakian.

Seperti dikutip dari Detik Travel, laporan penemuan empat jasad tersebut dikonfirmasi oleh pemerintah daerah Gilgit-Baltistan pada Jumat malam. Tiga korban tewas yang telah diamankan di fasilitas setempat teridentifikasi sebagai Pur Bahadur Gurung asal Nepal, Nadhira Al Harthy dari Oman, dan Mallory Geis asal Amerika Serikat.

Rombongan ekspedisi tersebut dilaporkan hilang sejak hari Kamis saat melakukan pendakian. Berdasarkan data dari Klub Alpine Pakistan (ACP), kelompok tersebut terdiri dari lima pendaki asal Nepal, satu pendaki Pakistan bernama Sohail Sakhi, satu warga Tiongkok bernisial Wang, serta Al Harthy dan Geis.

Pesohor pendakian asal Nepal, Nirmal Purja, turut berada dalam kelompok yang diterjang longsor tersebut. Sosok yang akrab disapa Nims Dai ini dikenal publik setelah memecahkan rekor pendakian 14 puncak tertinggi dunia dan tampil dalam dokumenter Netflix.

Melalui unggahan di media sosial sebelum dinyatakan hilang, Nirmal sempat membagikan kisah mengenai rencana ekspedisi keduanya di gunung tersebut. Ia juga menyisipkan harapan agar proses pendakiannya dapat berjalan lancar.

"Broad Peak, I ask for nothing but safe passage up and back down. I take zero mountains for granted. Not one.

The moment my foot leaves basecamp, it's 100%. Always has been. Always will be," tulisnya.

ACP menegaskan bahwa seluruh armada bantuan telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Pihak otoritas memaksimalkan penggunaan helikopter dan fasilitas pertolongan darurat dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca serta medan operasional di lapangan.

Broad Peak merupakan gunung tertinggi kedua belas di dunia dengan ketinggian mencapai 26.414 kaki atau sekitar 8.047 meter di atas permukaan laut. Medan yang sangat terjal beserta kondisi cuaca ekstrem menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat dalam pencarian korban lainnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author