OpenAI Pangkas Harga Layanan Model AI GPT 5 6 Hingga 80 Persen
Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI memangkas tarif pemakaian dua model AI terbarunya, GPT-5.6 Terra dan GPT-5.6 Luna, sekitar tiga minggu setelah peluncuran resminya ke publik.
Langkah penyesuaian harga ini diambil di tengah meningkatnya tekanan industri serta kepekaan para pelanggan korporasi terhadap besarnya biaya operasional integrasi AI.
OpenAI menurunkan tarif input model Terra sebesar 20 persen menjadi 2 dolar AS per satu juta token input dan 12 dolar AS per satu juta token output. Sementara itu, biaya akses model Luna dipangkas hingga 80 persen menjadi 0,20 dolar AS per satu juta token input dan 1,20 dolar AS per satu juta token output, sedangkan harga model Sol tetap tidak berubah.
"Strategi kami tetap berfokus pada peningkatan kemampuan sekaligus efisiensi sehingga setiap generasi kecerdasan buatan dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan biaya lebih rendah," kata OpenAI.
Efisiensi internal menjadi salah satu kunci penekanan biaya tersebut. Sistem pengoperasian model Sol secara mandiri mengoptimalkan kode perangkat lunaknya sendiri, termasuk memodifikasi kernel GPU serta efisiensi dekoding speculative yang menekan biaya layanan keseluruhan hingga 20 persen.
Persaingan pasar AI global semakin memanas setelah pengembang asal Tiongkok, DeepSeek, merilis versi beta resmi dari model V4 Flash pada hari Jumat. Langkah tersebut bersamaan dengan peluncuran model Claude Opus 5 oleh Anthropic serta rilis model efisien baru dari Google dan Microsoft.
Pengamat investasi Michael Burry memberikan komentarnya terkait dinamika persaingan harga yang berlangsung ketat di industri kecerdasan buatan tersebut.
"Berita utamanya adalah OpenAI memangkas dan membakar harganya untuk bersiap menghadapi hal ini," ujar Burry, investor The Big Short.
Penyesuaian biaya ini juga memberikan dampak langsung pada pengurangan konsumsi kuota kredit bagi para pengembang yang memanfaatkan platform ChatGPT dan Codex.