Toko Kerajinan di Massachusetts Pasang Papan Larangan Influencer
Toko kerajinan Four Winds Craft Guild di Pulau Nantucket, Massachusetts, Amerika Serikat, memicu perdebatan usai memasang papan bertuliskan "No Influencers". Kebijakan tersebut mendulang kritik dari sejumlah kreator konten, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Jumat (31/7/2026).
Influencer Paige Lorenz yang juga memiliki toko di kawasan tersebut menyuarakan penolakannya. Ia menilai industri pemengaruh saat ini sebagian besar digerakkan oleh perempuan sehingga larangan itu terkesan merendahkan profesi tersebut.
"Jika kamu menyebut dirimu seorang feminis tetapi dengan bangga memasang papan 'No Influencers', ada baiknya bertanya siapa yang sebenarnya ingin kamu delegitimasi dan mengapa," kata Paige Lorenz, influencer setempat.
Sejumlah kreator konten lain turut menyebut keberadaan papan itu sebagai hal yang menjijikkan. Mereka berargumen bahwa keberadaan influencer dengan jutaan pengikut justru dapat membantu mempromosikan bisnis kecil kepada calon konsumen baru di kawasan wisata.
Menanggapi polemik tersebut, Pemilik Four Winds Craft Guild, John Sylvia, menjelaskan bahwa papan peringatan itu sebenarnya dibuat sebagai bentuk candaan. Ia menegaskan tidak membenci profesi influencer secara personal.
Sylvia mengaku lebih terganggu oleh perilaku sebagian pengunjung yang masuk dan mengambil gambar tanpa menghargai sejarah toko, meminta izin, ataupun membeli produk. Menurutnya, beberapa orang hanya memanfaatkan tokonya sebagai latar belakang konten media sosial.
"Budaya influencer seperti itu memang bukan untuk saya. Saya sudah menjalankan usaha ini sangat lama. Saya tidak benar-benar membutuhkannya," ujar John Sylvia, pemilik toko.