Mendagri Sebut Lulusan IPDN Banyak Diminta Kepala Daerah

Share

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri menjadi incaran banyak kepala daerah bahkan sebelum mereka secara resmi menyelesaikan pendidikan di Kampus IPDN Kabupaten Sumedang Jawa Barat Minggu 26 Juli 2026.

Permintaan dari berbagai instansi pemerintah daerah terus mengalir karena lulusan sekolah kedinasan tersebut dinilai memiliki kombinasi kemampuan akademik kepemimpinan integritas serta kedisiplinan yang amat dibutuhkan dalam menunjang roda pemerintahan dilansir dari Detikcom.

"Karena mereka kan bukan hanya belajar akademik, ilmu pemerintahan, atau ilmu-ilmu yang lain, tapi juga mereka di sini selama empat tahun digodok masalah kesamaptaan jasmaninya, kesehatannya, ditambah lagi dengan mental ideologi, nasionalisme, integritas, militansi, disiplin, dan lain-lain," ujar Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Mantan Kapolri tersebut mengimbau agar para pamong praja muda tidak terburu-buru untuk langsung pulang dan bertugas di daerah asal masing-masing demi memperluas wawasan kebangsaan.

"Adik-adik ini sebetulnya enggak harus kembali ke daerahnya, mereka belajar dulu lah melihat daerah lain di Indonesia. Jadi biar mereka muter menjadi ASN Indonesia, bukan ASN di kampungnya saja," kata Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Pada tahun ini sebanyak 1.204 praja telah disahkan sebagai Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan bersama dengan lulusan program magister doktor hingga vokasi. Mereka disaring dari proses seleksi ketat yang diikuti hampir 40.000 pendaftar dari seluruh Indonesia.

Para lulusan kini tengah menantikan prosesi pengangkatan resmi sebagai calon aparatur sipil negara dengan golongan 3A melalui jalur penerimaan langsung.

"Kalau pelantikan nanti adalah pelantikan mereka menjadi calon PNS (pegawai negeri sipil) ya. Golongan 3A, di-direct entry istilahnya," kata Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Pemerintah masih menggodok jadwal pengangkatan dari pihak Istana serta menyiapkan dua pilihan lokasi acara yaitu di Istana Kepresidenan atau di lingkungan Kampus IPDN. Sesuai dengan Permendagri Nomor 62 Tahun 2020 penyebaran lulusan akan disalurkan secara proporsional ke instansi pusat daerah serta kawasan perbatasan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author