BTS Absen dari Grammy ke-69 usai Protes Kategori Baru
Grup musik asal Korea Selatan BTS memutuskan untuk tidak mengajukan karya mereka dalam ajang Grammy Awards ke-69 yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2027. Keputusan ini diambil karena pihak BTS merasa keberatan dengan pembentukan kategori baru bernama Best Asian Pop Music Performance, seperti dilansir dari Detik iNET.
"Kami telah memutuskan untuk tidak mengikuti Grammy tahun ini. Kami berharap musik dapat didengar dan dicintai apa adanya, bukan dipisahkan berdasarkan wilayah atau bahasa," tulis BTS.
Keputusan BTS tersebut memicu sorotan luas dari penggemar mereka yang dikenal sebagai Army di media sosial X. Situasi semakin memanas setelah para penggemar melaporkan bahwa video penampilan BTS membawakan lagu 'Butter' dan 'Dynamite' tidak lagi bisa diakses di situs resmi maupun kanal YouTube Grammy.
Meskipun demikian, video penampilan dari berbagai artis lain untuk periode 2021 hingga 2022 juga dilaporkan berstatus tidak tersedia pada halaman situs resmi Grammy. Kondisi ini membuat nama Grammy masuk dalam jajaran topik terpopuler di media sosial X Indonesia pada Jumat (31/7/2026).
CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. memberikan tanggapan atas langkah BTS yang menolak berpartisipasi dalam ajang penghargaan tersebut. Pihaknya mengaku tetap menghormati pandangan yang diambil oleh grup tersebut.
"Saya sedih mendengar BTS memilih untuk tidak berpartisipasi dalam proses Grammy tahun ini. Namun sebagai seorang kreator musik, saya memahami dan menghormati keputusan mereka," ucap Mason.
Mason menambahkan bahwa perdebatan yang berkembang belakangan ini telah mengaburkan tujuan utama di balik pembuatan kategori baru itu. Kehadiran kategori Asian Pop dimaksudkan untuk memberi apresiasi pada pertumbuhan karya musik dari Asia.
"Semangat dari kategori baru ini adalah memberikan sorotan khusus kepada para artis penting tersebut. Semakin banyak kategori berarti semakin banyak karya seniman yang mendapatkan pengakuan. Tujuannya bukan untuk memisahkan, melainkan memperluas siapa saja yang dapat diakui oleh 15.000 pemilih Grammy," jelasnya.