BKN Isyaratkan Seleksi CPNS 2026 Berpotensi Dibuka Tahun Ini
Peluang rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 masih terbuka setelah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh memberi sinyal pelaksanaan seleksi berpotensi digelar usai proses sekolah kedinasan selesai, menunggu keputusan Kementerian PANRB.
Sinyal tersebut memperkuat indikasi rekrutmen yang berembuk dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, Kementerian PANRB mengindikasikan pembukaan sekitar 160.000 formasi CPNS pada 2026 guna mengisi posisi ASN yang pensiun sepanjang 2025.
Persiapan rekrutmen nasional telah dimulai lewat penerbitan Surat Menteri PANRB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026. Melalui surat tersebut, instansi pusat dan daerah diminta mengajukan usulan kebutuhan ASN sebagai dasar penetapan formasi.
"Insya Allah jadi tahun ini," ujar Zudan Arif Fakrulloh, Kepala BKN.
Zudan menambahkan bahwa BKN masih menunggu arahan lanjutan dari Menteri PANRB Rini Widyantini mengenai rincian pelaksanaan seleksi tersebut.
Di tingkat daerah, Pemerintah Kota Solo telah merespons imbauan tersebut dengan mengajukan kuota sebanyak 134 lowongan ke pemerintah pusat. Usulan tersebut terdiri dari 70 formasi guru, 41 tenaga kesehatan, dan 23 tenaga teknis.
"Saya belum dapat informasi terbaru terkait rencana penerimaan CASN [calon aparatur sipil negara]. Yang jelas kami sudah mengusulkan ya, sudah mengusulkan untuk penerimaan CASN tahun 2026 ini," kata Budi Murtono, Sekda Solo.
Budi menjelaskan pembatasan usulan dilakukan karena belanja pegawai diatur maksimal 30 persen dari APBD sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
"Jadi kami coba hitung benar mana yang sangat-sangat prioritas yang dibutuhkan. Sehingga nanti belanja pegawai kami tidak terlalu meningkat," ujar Budi Murtono, Sekda Solo.
Ia menyampaikan penataan beban kerja dilakukan agar penurunan jumlah pegawai akibat pensiun dapat didukung peningkatan kualitas kerja serta teknologi.
"Sehingga layanan-layanan publik maupun kepada masyarakat tidak terganggu. Juga administrasi pada birokrasi bisa berjalan dengan baik," tutur Budi Murtono, Sekda Solo.
Hingga akhir Juli 2026, pemerintah pusat belum menerbitkan jadwal resmi pendaftaran maupun rincian formasi CPNS secara nasional. Masyarakat diminta memantau saluran resmi Kementerian PANRB, BKN, dan portal SSCASN untuk menghindari hoaks.