Soal Matematika TKA SMA Dikurangi Menjadi 25 Butir

Share

Kemendikdasmen merespons keluhan siswa SMA/SMK terkait sulitnya materi matematika dan terbatasnya durasi pengerjaan pada Tes Kemampuan Akademik (TKA). Seperti dilansir dari Detikcom, evaluasi pelaksanaan tahun lalu memicu penyesuaian pada jumlah soal mata pelajaran matematika wajib. Jumlah soal matematika wajib pada TKA SMA/SMK kini dikurangi menjadi 25 butir.

Siswa dialokasikan waktu pengerjaan selama 75 menit, sehingga tiap butir soal dapat diselesaikan dalam rata-rata waktu tiga menit. Langkah evaluasi ini dilatarbelakangi oleh data Capaian Nasional Kemendikdasmen melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM). Ter catat nilai rata-rata nasional matematika SMA/SMK berada di bawah 31% dari total 3.464.569 peserta TKA.

Melalui rilis di akun Instagram resminya, BKPDM mengungkapkan bahwa siswa masih menghadapi tantangan besar dalam memahami logika matematika kontekstual. Lembaga tersebut merinci tiga materi TKA yang paling banyak mengecoh peserta.

Materi pertama adalah Peluang Kejadian Majemuk dengan capaian skor 14,71%. Kesulitan utama terletak pada penentuan nilai peluang dari soal cerita yang mengangkat masalah kehidupan sehari-hari. Materi kedua yaitu Barisan dan Deret Geometri yang mencatatkan skor 16,14%. Hambatan peserta bersumber dari pemodelan pola perkalian atau pembagian deret geometri yang dinilai lebih rumit dibanding deret aritmetika.

Materi ketiga berupa Transformasi Geometri dengan raihan skor 18,28%. Peserta kerap kesulitan menentukan bayangan titik koordinat ketika beberapa rumus, seperti pergeseran dan pencerminan, digabungkan. Guna menghadapi tipe soal tersebut, BKPDM Kemendikdasmen menyarankan peserta untuk tidak hanya mengandalkan hafalan rumus cepat. Penguasaan konsep dasar menjadi kunci utama melalui dua strategi khusus.

Pertama, peserta perlu mengasah kemampuan memahami konsep cerita pada materi peluang dan deret. Kunci utamanya terletak pada latihan menerjemahkan kalimat soal cerita ke dalam model matematika. Kedua, penerapan visualisasi gambar sangat dianjurkan untuk materi transformasi geometri.

Peserta disarankan membuat sketsa pergeseran pada diagram kartesius agar tidak bingung saat rumus dikombinasikan. Proses pendaftaran TKA melalui sekolah saat ini telah dibuka, memberikan ruang persiapan bagi para siswa. Pelaksanaan TKA SMA/SMK 2026 sendiri telah dijadwalkan secara bertahap oleh pemerintah.

Pendaftaran dibuka mulai 27 Juli hingga 27 September 2026. Tahap selanjutnya adalah simulasi yang berlangsung pada 21 hingga 27 September 2026.

Agenda gladi bersih dijadwalkan pada 5 hingga 18 Oktober 2026. Sementara itu, pelaksanaan utama digelar dari 26 Oktober sampai 8 November 2026. Bagi peserta yang berhalangan, pelaksanaan susulan disediakan pada 16 hingga 29 November 2026. Rangkaian kegiatan ini akan diakhiri dengan pengumuman hasil pada 23 Desember 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author