Franco Baresi Tutup Usia di Usia 66 Tahun Setelah Perawatan Paru-paru
Legenda sepak bola Italia dan AC Milan, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun pada 31 Juli 2026 setelah menjalani perawatan penyakit nodul paru-paru sejak tahun lalu, menurut situs resmi AC Milan.
Baresi menghabiskan seluruh karier profesionalnya di AC Milan sejak 1977 hingga pensiun pada 1997. Ia tercatat tampil sebanyak 719 kali dengan mencetak 33 gol dan memenangkan enam gelar Serie A serta tiga gelar Liga Champions.
Selain prestasi klub, Baresi juga memperkuat Timnas Italia dengan 81 caps dan satu gol. Ia turut membawa Italia juara Piala Dunia 1982, runner-up pada 1994, dan medali perunggu pada 1990, dilansir dari sport.detik.com dan corriere.it.
AC Milan mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan kehilangan besar atas wafatnya Baresi dan menggarisbawahi integritas serta sikap teladannya yang menjadi bagian penting dari DNA klub.
Dalam perjalanan hidupnya, Baresi sempat menjalani operasi nodul paru-paru pada 2025 dan terakhir terlihat di publik pada Februari 2026 saat Milan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin, menurut BBC.
Dalam sebuah wawancara tak terduga di kereta antara Roma dan Milan pada Februari 2025, Baresi mengungkapkan penyesalannya karena tidak pernah menjadi pelatih sepak bola setelah pensiun. Ia juga berbagi cerita tentang kehidupan keluarganya, termasuk anak-anak dan keponakannya yang juga pesepak bola.
"Satu penyesalan saya adalah tidak pernah menjadi pelatih. Itu pilihan saya, tapi sekarang saya bertanya-tanya bagaimana rasanya," ujar Baresi, seperti dikutip dari wawancara di corriere.it.
Dalam perbincangan tersebut, Baresi menunjukkan sisi lain yang lebih ramah dan empatik dibanding citra profesionalnya di lapangan, meninggalkan kesan mendalam bagi lawan bicaranya.
Baresi adalah anggota skuad Italia 1982 yang kini telah meninggal dunia setelah Gaetano Scirea (1989), pelatih Enzo Bearzot (2010), dan Paolo Rossi (2020), menurut sport.detik.com.