4 Mitos Susu Kental Manis yang Masih Sering Dipercaya

Share

Susu kental manis (SKM) sering digunakan sebagai pelengkap sajian makanan dan minuman, namun masih banyak informasi yang belum sesuai fakta beredar di masyarakat. Berikut adalah 4 mitos tentang susu kental manis yang masih sering dipercaya beserta fakta sebenarnya.

  • Susu Kental Manis Bukan Termasuk Produk Susu — Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 34 Tahun 2019 dan Peraturan Kepala BPOM Nomor 21 Tahun 2016, susu kental manis merupakan kategori produk susu yang dibuat dengan membuang sebagian air dari campuran susu dan gula hingga pekat, serta wajib mengandung kadar lemak susu minimal 8 persen dan protein minimal 6,5 persen.
  • Semua Jenis Susu Memiliki Fungsi yang Sama — Setiap jenis susu seperti susu cair, susu bubuk, dan susu kental manis memiliki proses pengolahan, karakteristik, dan tujuan penggunaan yang berbeda, di mana susu kental manis umumnya difungsikan sebagai pelengkap makanan atau minuman sesuai takaran saji.
  • Susu Kental Manis Hanya Berisi Gula — Susu tetap menjadi bahan utama pembuatannya dan mengandung komponen alami seperti lemak serta protein susu, bahkan banyak produk yang diperkaya vitamin A, D, B kompleks, kalsium, fosfor, hingga seng.
  • Semua Produk Susu Kental Manis Harus Dihindari — Produk susu kental manis tetap aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang selama memperhatikan jumlah, frekuensi, serta panduan takaran saji pada Informasi Nilai Gizi di kemasan.

Membaca label kemasan dan Informasi Nilai Gizi sebelum membeli merupakan cara bijak bagi konsumen untuk memahami kandungan energi, protein, lemak, serta vitamin agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan gizi harian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author