Aksi Cosplayer China Jual Minuman Air Rendaman Kaki Viral dan Dikecam
Ajang Firefly Comic Convention di Guangzhou, Guangdong, China, diwarnai aksi kontroversial yang memicu kecaman luas dari warganet. Sejumlah cosplayer wanita menjajakan minuman unik berupa air rendaman kaki dengan irisan lemon. Minuman yang dijuluki feet juice tersebut dijual kepada pengunjung seharga 50 yuan atau berkisar Rp 133 ribu per gelas, seperti dilansir dari Detik Food.
Aksi itu terekam dalam video yang beredar di media sosial. Beberapa cosplayer tampak duduk di kursi sambil merendam kaki telanjang mereka ke dalam wadah berisi air dan irisan lemon.
Rekan mereka lantas memindahkan cairan tersebut menggunakan gelas sekali pakai untuk dijual kepada para pengunjung konvensi anime tersebut.
Pihak penyelenggara sebenarnya telah memasang papan pemberitahuan di sekitar lokasi transaksi. Informasi itu menyatakan bahwa kegiatan tersebut dibuat hanya untuk tujuan hiburan tanpa maksud mengarahkan ke hal yang tidak pantas. Kendati demikian, antrean pengunjung tetap mengular di depan stan. Sebagian pengunjung merekam momen tersebut hingga videonya viral di berbagai platform media sosial.
Kejadian itu memicu aksi ekstrem dari sejumlah pembeli. Rekaman video memperlihatkan beberapa pria berbaring di lantai dengan mulut terbuka demi menampung tetesan air dari kaki cosplayer, bahkan ada laporan pengunjung yang menjilati kaki cosplayer secara langsung. Keramaian yang makin tidak terkendali memaksa panitia Firefly Comic Convention mengambil tindakan tegas. Pihak penyelenggara menghentikan aktivitas penjualan tersebut dan meminta para cosplayer yang terlibat untuk segera meninggalkan area acara.
Panitia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilarang keras. Penjualan cairan itu dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum sekaligus merusak citra pameran anime terbesar di China tersebut. Fenomena ini disinyalir meniru tren serupa yang pernah terjadi dalam sebuah konvensi anime di Amerika Serikat pada Mei lalu.
Saat itu, peserta menjual produk serupa seharga US$10 hingga US$30 atau setara Rp 180 ribu hingga Rp 542 ribu per gelas. Aksi penjualan air rendaman kaki ini menuai gelombang kritik dari netizen China. Banyak pengguna media sosial menyoroti risiko kesehatan dan bahaya penularan penyakit akibat mengonsumsi cairan tersebut.