Aktivis Pro Palestina Terobos Hotel Benjamin Netanyahu di Washington

Share

Aksi unjuk rasa mewarnai kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington DC, Amerika Serikat, pada Senin (27/7). Sejumlah aktivis pro-Palestina menerobos masuk ke Hotel Four Season di Georgetown untuk memprotes keberadaan pemimpin Israel tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Aparat kepolisian dan petugas keamanan Amerika Serikat bergerak cepat mengusir para pengunjuk rasa dari area restoran tempat Netanyahu bersantap malam. Meski dikawal ketat oleh petugas keamanan hingga ke luar gedung, para aktivis terus melontarkan kecaman keras secara langsung.

"Bibi, Bibi, Anda tidak bisa bersembunyi. Anda telah melakukan genosida!" teriak salah satu aktivis pro-Palestina di area lobi hotel.

Aksi protes di dalam area hotel tersebut terus berlanjut di tengah pengawalan aparat pengaman.

"Penjahat perang! Pembunuh bayi!" timpal seorang aktivis lainnya.

Insiden di lokasi tempat menginap tersebut terjadi bersamaan dengan agenda diplomasi Netanyahu di ibu kota AS. Selain bertemu Presiden Donald Trump dan jajaran pejabat tinggi, ia juga menghadiri acara peringatan untuk mendiang Senator Lindsey Graham.

Di tempat terpisah, gelombang demonstrasi meluas hingga ke kawasan Gedung Putih dan perkantoran pemerintah. Ratusan massa melakukan aksinya dengan membentangkan bendera Palestina serta poster penolakan terhadap bantuan militer AS untuk operasi perang Israel di Gaza.

Para pengunjuk rasa turut menggunakan pengeras suara untuk mendesak pemerintah AS agar mengeksekusi surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan perang.

"Benjamin Netanyahu adalah penjahat perang; satu-satunya tempat yang pantas baginya adalah di balik jeruji besar ICC, karena sudah ada surat perintah penangkapan terkait hal itu, dan saya tidak ingin uang pajak saya digunakan untuk membela orang seperti dia," teriak salah satu demonstran.

Massa pengunjuk rasa juga menyuarakan tuntutan agar pemerintah setempat mengambil tindakan hukum resmi terhadap Netanyahu.

"Kami menuntut pemerintah Amerika Serikat mematuhi surat perintah ICC dan menangkap Netanyahu, lalu menyerahkannya ke pengadilan internasional agar dia mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam mendalangi genosida terhadap rakyat Palestina," cetus seorang demonstran lainnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author