Petinggi EA Terima Bonus Fantastis Pascapenyuluhan PHK Karyawan

Share

Para petinggi Electronic Arts menerima kompensasi dan bonus bernilai fantastis pada tahun fiskal 2026, meskipun perusahaan game tersebut baru saja melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah karyawannya pada Maret 2026. Berdasarkan dokumen 10-K/A dari situs resmi EA yang dilansir dari Gamebrott, CEO Andrew Wilson mengantongi total kompensasi sebesar 38,69 juta US Dollar. Jumlah tersebut mencakup gaji pokok 1,3 juta US Dollar, bonus saham 28,48 juta US Dollar, insentif non-equity 6,5 juta US Dollar, dan kompensasi lain 2,36 juta US Dollar.

Total kompensasi yang diterima Wilson tercatat 305 kali lebih besar dibandingkan nilai tengah gaji karyawan EA saat ini. Peningkatan bonus signifikan ini juga dirasakan oleh jajaran eksekutif lainnya pada tahun fiskal yang sama.

CFO Stuart Canfield memperoleh total bonus 11,3 juta US Dollar, sementara President Laura Miele mendaptkan 13,7 juta US Dollar. Selain itu, CPO Mala Singh menerima 8,3 juta US Dollar dan CLO Jacob Schatz mengantongi 8,4 juta US Dollar.

Langkah pengalokasian bonus besar bagi para petinggi ini menuai sorotan karena berjarak singkat dari kebijakan pemutusan hubungan kerja. EA melakukan PHK terhadap tim pengembang pada Maret 2026, padahal game Battlefield 6 berhasil terjual 7 juta kopi dalam tiga hari sejak diluncurkan pada 2025. Kondisi ini berbeda dengan kebijakan manajemen EA pada 2019 saat game Anthem dan Battlefield V gagal di pasaran. Kala itu, Andrew Wilson beserta jajaran eksekutif memilih menolak bonus komisi mereka dan mengalokasikannya kepada seluruh karyawan perusahaan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author