Sopir Bentor Minta Operasi di Malioboro Sampai Dapat Pengganti
Sejumlah sopir becak motor (bentor) di Yogyakarta mendatangi Dinas Perhubungan terkait rencana penataan Jalan Malioboro menjadi kawasan full pedestrian pada November mendatang.
Mereka meminta agar operasional bentor tetap diizinkan hingga seluruh pengemudi mendapatkan kendaraan pengganti.
Ketua Umum Paguyuban Becak Motor Yogyakarta, Parmin, menyatakan dukungan atas program full pedestrian, namun meminta agar pengemudi bentor tidak dikorbankan tanpa solusi pengganti.
"Tidak ada persoalan. Kami mendukung full pedestrian karena demi tercapainya program pemerintah. Tapi jangan kami dikorbankan," ujar Parmin dilansir dari Detikcom, Jumat (31/7/2026).
Parmin menegaskan permintaan agar bentor diizinkan beroperasi di Malioboro sampai pengemudi memperoleh kendaraan pengganti dari pemerintah.
"Selama teman-teman kami belum mendapat bantuan bentrik dari pemerintah, ya kami tolong teman-teman bisa mengais rezeki di sepanjang jalur pedestrian. Jangan terus asal menutup," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widaystuti, menanggapi keluhan tersebut dan menyampaikan aspirasi pengemudi bentor akan disampaikan kepada pemerintah daerah.
"Kalau aspirasi dari Bapak-bapak bahwa saat ini menghendaki ada separuh jalan digunakan, kami akan komunikasikan. Kami akan sampaikan aspirasi Bapak-bapak supaya ada kebijakan yang berpihak kepada kebutuhan Bapak-bapak di lapangan," ujar Chrestina.